news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Mulai Proyek Giant Sea Wall 15 Segmen, BRIN Siapkan Teknologi Armor Units.
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Presiden Prabowo Mulai Proyek Giant Sea Wall, BRIN Siapkan Teknologi Armor Units

Kepala BRIN Arif Satria mengemukakan berbagai hasil inovasi untuk mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Giant Sea Wall (GSW) di Pantai Utara
Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengemukakan berbagai hasil inovasi untuk mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Giant Sea Wall (GSW) di Pantai Utara Jawa.

Kepada ANTARA di Jakarta, Minggu, Kepala BRIN mengungkapkan berbagai riset telah dipatenkan seperti Blok Modular Beton Untuk Struktur Tanggul Laut (Paten Granted: IDP000100639) dan Tanggul Tegak Modular Multi Fungsi (Paten Terdaftar: P00202510393).

"Sistem ini diperkuat dengan lini Armor Units pelindung breakwater yang kami kembangkan secara berkesinambungan, mulai dari BPPTLock (2012), BRINLock untuk breakwater head (2022), hingga iterasi terbaru BRINPod (2025) yang dirancang khusus untuk fungsi toe antiscouring (penahan gerusan di dasar struktur)," katanya.

Arif menjelaskan kelebihan utama dari teknologi Armor Units besutan BRIN terletak pada rancang bangun struktural dan efisiensi material, di mana unit tersebut berbahan beton tanpa tulangan, disusun dengan lapisan tunggal secara teratur dan saling mengunci (interlocking), menjadikannya memiliki koefisien stabilitas tertinggi di kelasnya.

Selain itu, lanjut dia, karena menggunakan pendekatan modular, penanganan (handling) di lapangan menjadi sangat mudah dan efisien, serta sangat kompatibel untuk diaplikasikan pada berbagai bentuk struktur pelindung pantai di sepanjang pesisir.

BRIN mengembangkan bangunan infrastruktur lepas pantai tidak hanya sekadar tanggul, tetapi sebagai infrastruktur multifungsi yang bisa memanfaatkan energi gelombang, melalui teknologi Oscillating Water Column yang terintegrasi dengan tanggul tegak, di mana bagian paling atas tanggul dapat menjadi koridor transportasi tol maupun kereta api.

"Dengan konsep modular, elemen struktur dapat difabrikasi di darat dan dipasang di laut sesuai kondisi lapangan tanpa harus mengandalkan bendungan urugan tanah (earth-fill dam) dalam skala masif," ujar dia.

Selain itu, terobosan BRIN juga mencakup pemanfaatan material sirkular dan pendekatan Hybrid Eco-Engineering, yang diintegrasikan dengan penggunaan ECO-HEX BRICK, yakni pemecah ombak inovatif yang dibuat sepenuhnya dari limbah plastik.

Teknologi ini menggunakan alat peleleh plastik (melter) yang direkayasa sendiri oleh para periset BRIN dan telah melalui uji terap lapangan di wilayah pesisir Demak bersama mitra daerah.

"Dengan menggabungkan tanggul modular berstabilitas tinggi, integrasi platform arus laut, serta pemanfaatan limbah pesisir, BRIN memastikan Giant Sea Wall terbangun secara tangguh, efisien, dan berwawasan lingkungan," tutur Arif Satria.

Diketahui sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dirinya bertekad untuk memulai pembangunan Giant Sea Wall di sepanjang Pantai Utara Pulau Jawa pada masa pemerintahannya, mengingat proyek ini membutuhkan waktu lama untuk diselesaikan dengan proyeksi hingga 20 tahun.

Prabowo menambahkan pembangunan Giant Sea Wall direncanakan dibagi menjadi 15 segmen dari Provinsi Banten hingga Gresik, Jawa Timur.

Apabila pembangunannya dilaksanakan secara serentak, ia meyakini penyelesaian seluruh proyek ini dapat berkurang dari 20 tahun.

"Proyek Giant Sea Wall ini akan butuh 15 hingga 20 tahun untuk kita selesaikan pembangunannya. Ini waktu yang lama. Saya tidak tahu Presiden ke berapa yang akan meresmikan. Tapi saya bertekad Presiden Kedelapan akan mulai proyek ini," ucap Presiden Prabowo dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya (14/8). (ant/aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral