news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos.
Sumber :
  • dok. Diktisaintek

Sherly Tjoanda Turut Prihatin Gempa di NTT, Gubernur Malut itu Langsung Kirim Bantuan Rp1 Miliar

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda ikut mendoakan warga NTT yang terdampak gempa bumi. Dia juga memberikan bantuan.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:12 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com- Sherly Tjoanda Laos sangat prihatin terhadap peristiwa gempa di NTT pada Sabtu (15/8) lalu, yang sampai sekarang dikabarkan masih terjadi gempa kecil susulan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda ikut mendoakan agar seluruh warga NTT yang terdampak. Bisa selalu dalam perlindungan Tuhan dan juga dikuatkan.

"Dari Maluku Utara mari kirim doa untuk saudara -saudara kita di Nusa Tenggara Timur yang sedang menghadapi duka dan cobaan," katanya dikutip dari Instagram @s_tjo, Selasa (18/8).

Basarnas melakukan upaya evakuasi di lokasi terdampak gempa NTT.
Sumber :
  • Istimewa

"Semoga tuhan yang Maha Kuasa memberi kekuatan, perlindungan, serta ketabahan bagi setiap keluarga yang terdampak. Untuk mereka yang berjuang, semoga selalu diberi keselamatan. Maluku Utara berdoa untuk NTT," pesan Sherly untuk Warga NTT yang terdampak gempa.

Lebih lanjut terkait gempa di NTT, Sherly juga menyampaikan kalau pihaknya ikut turut beri bantuan dengan memberikan uang sebesar Rp1 Miliar.

Menurut Gubernur Malut itu, laut boleh memisahkan NTT dengan Maluku Utara. Namun rasa kemanusiaan tidak mengenal jarak, dan Maluku hadir untuk NTT.

"Laut boleh memisahkan Maluku Utara dan NTT, tetapi kemanusiaan tidak mengenal jarak," ungkap Sherly.

Sherly Tjoanda, Gubernur Maluta
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

"Ketika saudara kita sedang berduka, hati kita ikut bersama mereka. Dengan Rp1 Miliar ini adalah bentuk kecil dari kepeduliaan besar masyarakat Maluku Utara untuk NTT, anda tidak sendiri," jelas Guberur Malut itu.

Pesan BNPB untuk Warga NTT

Sebagai pengingat bersama, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat untuk menjauhi pantai pascagempa bermagnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu lalu.

"Melalui media ini, kami meminta masyarakat tetap tenang. Meski peringatan tsunami sudah dicabut, kami menghimbau agar masyarakat tetap menjauhi pantai saat ini sebelum nanti ada peringatan lain dari BMKG," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers, dikutip dari antara.

Dengan begitu, masyarakat diharapkan tidak memasuki gedung terutama gedung-gedung yang mengalami keretakan.

"Karena ini berpotensi bahaya ketika ada gempa susulan," kata Berton.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan alasan gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, kemarin diakibatkan oleh sesar naik busur belakang Flores.

"Ini adalah mekanisme gempa yang diakibatkan oleh sesar naik busur belakang Flores," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurutnya sesar ini berpotensi menyebabkan gempa bumi bermagnitudo 7,8 hingga 7,9.

"Gempa magnitudo 7,7 di belakang busur Flores ini ada potensi gempa dengan maksimum 7,8 - 7,9. Hari ini sudah rilis 7,7," ungkap Wijayanto dalam antara.(klw)

 

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:21
00:52
02:54
02:17
02:24
00:56

Viral