- ANTARA
Kisah Tragis Esau Sidemo Terombang-ambing di Laut 26 hari
Esau kemudian berhasil menghubungi ponselnya dan berbicara dengan keluarganya di Ternate. Karena kapal LNG Endeavour sedang berlayar menuju Shanghai, maka pihak Basarnas pun meminta kapal untuk berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Shanghai agar Esau dapat dipulangkan ke Tanah Air.
Setelah menerima informasi mengenai keberadaan Esau, KJRI Shanghai berkoordinasi dengan Imigrasi Tiongkok dan kapten kapal LNG Endeavour untuk memastikan proses kedatangan, penanganan, serta pemulangan Esau ke Indonesia.
"Kami juga melakukan panggilan video dengan Pak Esau yang berada di atas kapal. Awalnya kapal dijadwalkan merapat pada 7 atau 8 Agustus tapi karena cuaca buruk, baru bisa bersandar di Shanghai pada 12 Agustus," ungkap Batara.
Pada 12 Agustus 2026, Esau tiba bersama kapal LNG Endeavour di Yangshan Port, provinsi Zhejiang. Sehari kemudian, ia menjalani pemeriksaan kesehatan di Shanghai dan dinyatakan dalam kondisi baik serta "fit to fly".
Pada 14 Agustus 2026, KJRI Shanghai melepas kepulangan Pak Esau dari Bandara Internasional Shanghai Pudong menuju Jakarta, untuk kembali bertemu dengan keluarga.(ant)