news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi demo..
Sumber :
  • Dok Antara

Jarnas For Prabowo-Gibran Nilai Kritik Diperlukan Demi Perbaikan Bangsa

Ketua Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin menpresiasi terhadap sikap kritis mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan elemen mahasiswa lainnya yang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:39 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin menpresiasi terhadap sikap kritis mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan elemen mahasiswa lainnya yang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. 

Menurutnya kritik dan masukan dari mahasiswa merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah dalam memperbaiki kebijakan.

“Kita patut berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa UI dan seluruh aktivis yang telah menyampaikan gagasan serta masukan. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Yang terpenting, semua kritik tersebut kita tempatkan sebagai masukan untuk perbaikan bangsa ke depan,” kata Nasarudin kepada awak media, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Kendati demikian, Nasarudin mengingatkan bahwa Prabowo-Gibran belum genap dua tahun menjalankan pemerintahan. 

Menurutnya program prioritas masih berada dalam tahap implementasi dan membutuhkan proses evaluasi serta penyempurnaan.

Ia menyebut sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), penguatan ketahanan pangan, serta berbagai agenda pembangunan lainnya masih terus dibenahi agar pelaksanaannya semakin efektif dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Pemerintah sedang menjalankan banyak program yang skalanya besar dan dampaknya luas. Tentu dalam pelaksanaannya ada evaluasi dan perbaikan. Karena itu, kritik dari mahasiswa dan masyarakat justru diperlukan agar pemerintah tidak kehilangan perspektif dalam menjalankan program-program tersebut,” katanya.

Di sisi lain, Nasarudin menilai salah satu pekerjaan besar pemerintahan saat ini adalah mengembalikan pengelolaan sumber daya alam agar lebih berpihak kepada kepentingan nasional dan masyarakat. 

Ia menilai negara harus memiliki keberanian untuk menghadapi praktik ilegal, mafia sumber daya alam, serta kelompok yang selama ini mengambil keuntungan dari kekayaan negara.

“Kalau kita bicara tentang kedaulatan, justru pemerintah saat ini sedang berusaha mengembalikan kedaulatan negara atas sumber daya alam. Jangan sampai kekayaan Indonesia terus dikuasai oleh kelompok-kelompok yang bekerja secara ilegal dan mengambil keuntungan dengan merugikan negara serta rakyat,” ujar Nasarudin.

Ia juga mengapresiasi keberanian Prabowo dalam mendorong pemberantasan korupsi tanpa membedakan latar belakang pihak yang berhadapan dengan hukum. 

Menurutnya penegakan hukum harus menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang bersih.

“Pemberantasan korupsi tidak boleh tebang pilih. Siapa pun yang melakukan pelanggaran harus berhadapan dengan hukum. Ini merupakan bagian dari semangat reformasi yang harus terus kita jaga,” katanya.(raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:37
05:04
02:13
01:19
05:09
01:29

Viral