- Yayasan Mangrove Indonesia Lestari.
Anak Muda Indonesia Diajak Lebih Peduli Lingkungan, Duta Mangrove 2027 Resmi Dibuka!
Jakarta, tvOnenews.com - Upaya menjaga ekosistem mangrove tidak hanya membutuhkan aksi konservasi di lapangan, tetapi juga keterlibatan generasi muda. Hal inilah yang coba didorong melalui program Duta Mangrove Indonesia 2027 yang kini mulai membuka pendaftaran.
Program yang digagas Yayasan Mangrove Indonesia Lestari tersebut mengangkat tema “Guardians of Mangroves from Empowering Indonesia’s Golden Generation”. Duta Mangrove Indonesia 2027 diarahkan sebagai ruang bagi anak muda untuk mempelajari isu lingkungan sekaligus mengembangkan kemampuan yang dapat mendukung aksi konservasi.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemilihan figur yang nantinya menyandang gelar Duta Mangrove. Peserta juga akan mendapatkan pembekalan terkait public speaking, negosiasi, riset, kemampuan analitis, hingga penguasaan bahasa.
Selain kemampuan personal, peserta akan diajak memahami persoalan konservasi mangrove dan keberlanjutan agar mampu menyampaikan isu tersebut kepada masyarakat dengan cara yang lebih mudah dipahami.
Founder Yayasan Mangrove Indonesia Lestari, Paundra Hanutama, mengatakan generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan lingkungan.
“Kami percaya bahwa generasi muda bukan hanya penerima masa depan, tetapi mereka adalah bagian dari orang-orang yang menentukan masa depan itu sendiri. Melalui Duta Mangrove Indonesia, kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar, membangun keberanian, mengembangkan kemampuan, dan kemudian menerjemahkan pengetahuan tersebut menjadi aksi nyata untuk mangrove dan lingkungan," ujar Paundra dalam keterangannya, dikutip Sabtu (22/8/2026).
Menurut Paundra, status sebagai Duta Mangrove tidak berhenti pada pemberian gelar. Para peserta nantinya juga diharapkan memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan edukasi dan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian mangrove.
Karena itu, tahapan karantina dan capacity building menjadi bagian penting dalam program tersebut. Para finalis akan mendapatkan pembekalan sebelum menjalankan peran sebagai representasi gerakan konservasi mangrove.
Punya Tahapan Seleksi hingga Karantina
Duta Mangrove Indonesia 2027 akan berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari orientation, seleksi dan wawancara, quarantine & capacity building, hingga Grand Final Award.
Karantina finalis dijadwalkan berlangsung pada 23-26 Oktober 2027. Dalam tahapan tersebut, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti pembekalan, pengembangan kapasitas, project presentation, rehearsal, media engagement, serta kegiatan yang berkaitan dengan konservasi mangrove dan sustainability.
Rangkaian itu dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan gagasan, sekaligus membawa isu konservasi kepada publik.
Puncak kegiatan akan berlangsung pada 26 Oktober 2027 melalui Malam Final di Acacia Hotel Jakarta. Para finalis akan dinilai berdasarkan kemampuan, karakter, pengetahuan, serta gagasan mereka terkait konservasi mangrove dan keberlanjutan.
Lebih dari 200 Pendaftar pada Pelaksanaan Sebelumnya
Minat generasi muda terhadap isu konservasi mangrove juga terlihat dari pelaksanaan Duta Mangrove Indonesia sebelumnya.
Pada 2026, program tersebut tercatat menerima lebih dari 200 pendaftar yang berasal dari 20 daerah dan 120 universitas. Data tersebut menunjukkan adanya ketertarikan anak muda dari berbagai wilayah untuk terlibat dalam isu lingkungan dan keberlanjutan.
Melalui pelaksanaan 2027, Yayasan Mangrove Indonesia Lestari ingin membangun jejaring generasi muda yang tidak hanya aktif selama program berlangsung, tetapi juga dapat membawa pengetahuan dan gerakan konservasi ke daerah masing-masing.
Para peserta nantinya berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan edukasi, kampanye, media engagement, seminar, serta aktivitas konservasi. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk mengembangkan gagasan sekaligus terlibat dalam aksi lingkungan.
Paundra pun mengajak anak muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam persoalan perubahan lingkungan.
“Sekarang bukan waktunya hanya menunggu perubahan. Jika kamu memiliki kepedulian terhadap lingkungan, memiliki keberanian untuk belajar dan bergerak, maka Duta Mangrove Indonesia 2027 adalah salah satu ruang untuk memulai langkah tersebut,” ujar Paundra. (cmi)