news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Viral 5 Warga Sukabumi Terlantar di Perairan Fiji, Gubernur Dedi Mulyadi Langsung Janjikan Hal Ini

Kabar mengenai 5 warga Sukabumi yang terlantar saat bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) ikan di perairan Fiji viral di media sosial. Begini kata Dedi Mulyadi.
Senin, 24 Agustus 2026 - 15:30 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kabar mengenai lima warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang terlantar saat bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) ikan di perairan Fiji menjadi perhatian publik.

Informasi tersebut viral di media sosial setelah para pekerja mengaku tidak mendapatkan hak mereka selama berminggu-minggu.

Kelima warga Sukabumi tersebut merupakan bagian dari tujuh ABK Indonesia yang bekerja di kapal ikan berbendera China. Dua ABK lainnya diketahui berasal dari Batam dan Indramayu.

Viral 5 Warga Sukabumi Terlantar di Kapal Ikan Fiji, Dedi Mulyadi Turun Tangan
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

Dalam informasi yang beredar, para ABK mengaku telah berada dalam kondisi terlantar selama hampir tiga pekan.

Mereka disebut menghadapi persoalan terkait pembayaran gaji dan uang makan selama bekerja di kapal tersebut.

Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan perwakilan Indonesia di Fiji guna memastikan persoalan tersebut segera ditangani.

"Kami mencoba menindaklanjuti tentang masalah yang dihadapi yaitu terlantarnya ABK asal Jawa Barat di Fiji, pertama Duta Besar Fiji sudah dihubungi," kata Dedi Mulyadi di Instagram pribadinya.

Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Dari komunikasi tersebut, agen disebut telah menyatakan kesediaannya untuk menyediakan tiket kepulangan para pekerja ke Indonesia.

“Selanjutnya, Duta Besar Fiji akan memanggil agen dan agen sudah menyanggupi untuk menyiapkan tiket pulang. Setelah tiket pulang disiapkan, maka nanti bisa diterbangkan dari Fiji kemudian transit di Australia, dan kemudian kembali ke Indonesia,” ujar Dedi dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.

Dedi juga memastikan kebutuhan logistik para ABK tetap diperhatikan selama proses penanganan berlangsung.

Hal tersebut dilakukan agar para pekerja tidak semakin kesulitan sembari menunggu kepastian kepulangan.

“Dan kami pastikan logistik bagi seluruh ABK dalam keadaan tersedia,” kata Dedi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Tasyakuran Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Ia menegaskan persoalan tersebut tidak akan berhenti setelah adanya komunikasi dengan pihak agen.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mengikuti perkembangan kondisi kelima warganya hingga mereka benar-benar dapat kembali ke Indonesia.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah tujuh ABK Indonesia menyampaikan kondisi yang mereka alami ketika bekerja di kapal ikan berbendera China di perairan Fiji.

Mereka mengaku tidak memperoleh gaji dan uang makan sebagaimana mestinya selama beberapa pekan.

Dari tujuh pekerja tersebut, lima di antaranya merupakan warga Kabupaten Sukabumi. Sementara dua pekerja lain berasal dari Batam dan Indramayu.

Kabar tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu perhatian publik terhadap kondisi pekerja migran Indonesia yang bekerja di sektor perikanan luar negeri.

Dengan adanya langkah dari Pemprov Jabar dan komunikasi dengan perwakilan Indonesia di Fiji, proses pemulangan kelima ABK asal Sukabumi kini tengah diupayakan.

Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi sembari menunggu proses kepulangan. (asl)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:43
06:57
02:58
04:42
01:39
09:08

Viral