Rumah Sakit di Kabupaten Sikka Butuhkan Bantuan Obat-obatan Tambahan
Sikka, tvOnenews.com - Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mulai berangsur normal setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut.
Pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di tenda darurat di halaman rumah sakit mulai dipindahkan kembali ke ruang perawatan.Â
Pemindahan dilakukan setelah hasil asesmen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan gedung pelayanan rumah sakit masih layak digunakan.
Sejumlah pasien kini kembali menjalani perawatan di ruang rawat inap, termasuk pasien kelas 2A. Mereka sebelumnya menjalani perawatan di tenda darurat selama sekitar satu pekan setelah gempa.
Data sementara menunjukkan sekitar 20 korban gempa masih menjalani perawatan di RSUD TC Hillers. Sebagian pasien mulai pulih dan telah diperbolehkan kembali ke rumah.
Sebagian besar pasien mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan. Sejumlah korban lainnya mengalami cedera setelah terjatuh karena panik saat gempa terjadi.
Meski pelayanan mulai kembali ke dalam gedung, rumah sakit masih menghadapi kebutuhan sejumlah obat-obatan dan perlengkapan pasien.
Rumah sakit masih membutuhkan tambahan tempat tidur serta selimut untuk mendukung pelayanan terhadap pasien terdampak gempa.
Pemerintah Kabupaten Sikka juga mengaktifkan dua rumah sakit lain untuk memperluas pelayanan bagi masyarakat terdampak, yakni Rumah Sakit Gewayantana dan Rumah Sakit Lela.
Tenaga medis tambahan turut didatangkan dari luar wilayah untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi korban gempa maupun pasien umum. Pemerintah juga memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di sejumlah puskesmas di Kabupaten Sikka.
Pemulihan fasilitas kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan pascagempa.
Pemerintah daerah bersama tenaga kesehatan masih menyiagakan layanan untuk mengantisipasi kebutuhan medis masyarakat yang terdampak.