- istimewa
Publik Soroti soal AirAsia Gandeng Pegasus, Rute London Jadi Perbincangan di Media Sosial
Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini publik dihebohkan kabar viral di media sosial terkait maskapai bernama AirAsia. Pasalnya, AirAsia mengambil langkah signifikan dalam memperluas konektivitas internasional melalui peluncuran kemitraan codeshare pertamanya dengan Pegasus Airlines, maskapai berbiaya rendah (LCC) terbesar di Turki.
Sontak, kabar ini menyedot perhatian hingga komentar warganet di media sosial. Bahkan kabar ini tak hanya heboh di Indonesia, tetapi membuat heboh negara di Asia.
Dilansir dari pernyataan resmi AirAsia, bahwa kemitraan ini membuka lebih banyak pilihan perjalanan bagi wisatawan Asia Tenggara, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi berbagai destinasi di Eropa dengan koneksi yang lebih praktis melalui Istanbul.
Bo Lingam, Group CEO AirAsia Group, jelaskan, bahwa kemitraan ini mempertemukan dua kekuatan LCC dari ASEAN dan Eropa, dengan menghubungkan jaringan AirAsia yang luas di ASEAN dan Asia dengan jaringan Pegasus yang menjangkau berbagai destinasi di Eropa melalui hub-nya di Istanbul Sabiha Gokçen.
"Bagi wisatawan Indonesia, kemitraan ini memberikan alternatif perjalanan yang lebih mudah untuk melanjutkan perjalanan ke Eropa," jelasnya.
Bahkan ia menjelaskan, wisatawan dapat memanfaatkan penerbangan Indonesia AirAsia menuju Kuala Lumpur, kemudian melanjutkan perjalanan melalui jaringan AirAsia dan Pegasus Airlines menuju berbagai destinasi Eropa dalam satu perjalanan yang lebih terintegrasi.
Selain itu, ia jelaskan, bahwa kemitraan ini secara bertahap akan membawa AirAsia semakin dekat dengan Eropa, melalui pembukaan akses ke lebih dari 100 rute antara Asia dan Eropa melalui jaringan gabungan AirAsia dan Pegasus.
Pada tahap awal, konektivitas akan mencakup lima destinasi di Eropa, yaitu Stansted (London), Vnukovo (Moskow), Esenboga (Ankara), Zurich (Swiss), dan Athena (Yunani).
"Jadi para penumpang dapat melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur menuju berbagai destinasi tersebut melalui Istanbul, menjadi langkah awal menuju jaringan Eropa yang lebih luas," jelasnya.
Untuk semakin memperkuat konektivitas antara Asia dan Eropa, jelas dia, AirAsia akan meningkatkan frekuensi penerbangan rute Kuala Lumpur–Istanbul (KUL–SAW) dari empat menjadi tujuh kali seminggu mulai Februari 2027.
"Peningkatan frekuensi ini memberikan fleksibilitas dan pilihan perjalanan yang lebih besar bagi wisatawan antara kedua kawasan. Rute Kuala Lumpur–Istanbul yang dioperasikan AirAsia X telah menghubungkan Asia Tenggara secara langsung dengan Istanbul sejak November 2025."
"Melalui kerja sama codeshare ini, penumpang dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih seamless melalui satu pemesanan, dengan bagasi yang dapat langsung diteruskan hingga destinasi akhir. Penumpang juga tidak perlu melakukan check-in ulang maupun mengambil dan memasukkan kembali bagasi selama transit di Istanbul," sambungnya.
Konektivitas baru ini juga berlaku untuk perjalanan dari arah sebaliknya. Wisatawan dari Eropa dapat melakukan perjalanan melalui Istanbul menuju Kuala Lumpur, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan jaringan Fly-Thru AirAsia yang luas ke berbagai destinasi di ASEAN, Asia, dan Australia.
Jaringan tersebut mencakup berbagai destinasi populer di Indonesia, Filipina, Thailand, Tiongkok, Vietnam, dan lainnya. Dengan peningkatan frekuensi penerbangan menuju Istanbul, konektivitas antara Eropa dan Asia semakin kuat sekaligus membuka lebih banyak pilihan bagi wisatawan Eropa untuk menjelajahi berbagai destinasi unggulan di kawasan melalui jaringan AirAsia.
“Sebagai kemitraan codeshare pertama AirAsia, kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan 25 tahun AirAsia sekaligus menandai babak baru dalam evolusi kami, dari maskapai LCC terkemuka di ASEAN menjadi jaringan perjalanan global. Dengan menghubungkan jaringan kami yang luas di Asia dengan jaringan kuat Pegasus di Eropa melalui Istanbul, yang mencakup 160 destinasi di 56 negara, kami menjadikan Eropa semakin mudah diakses oleh para penumpang, sekaligus menciptakan gerbang bagi wisatawan Eropa untuk menjelajahi ASEAN dan destinasi lainnya. Kemitraan ini memberikan lebih banyak pilihan, konektivitas, dan peluang bagi wisatawan untuk menjelajahi dunia dengan tarif yang terjangkau, sekaligus menjadi fondasi bagi konektivitas yang lebih luas melalui berbagai kemitraan strategis di masa depan,” jelas Bo Lingam, Group CEO AirAsia Group.
Di samping itu, Guliz OztUrk, CEO Pegasus Airlines jelaskan, bandara Istanbul Sabiha Gökçen merupakan titik penghubung yang strategis antara Eropa dan Asia.
"Kami bangga menjadi mitra codeshare pertama AirAsia, yang mencerminkan kekuatan jaringan Pegasus Airlines yang telah kami bangun dari Istanbul selama lebih dari dua dekade, sekaligus peran Istanbul sebagai hub yang terus berkembang. Melalui kerja sama ini, penumpang kini dapat terhubung dengan Kuala Lumpur secara lebih mudah, kemudian melanjutkan perjalanan ke lebih dari 140 destinasi di kawasan Asia-Pasifik melalui jaringan AirAsia. Di sisi lain, wisatawan dari Asia Tenggara dan sekitarnya juga mendapatkan akses yang lebih mudah menuju Türki dan berbagai destinasi di Eropa. Kedepannya, kami akan terus mengembangkan kerja sama ini untuk menghadirkan konektivitas yang semakin terintegrasi, lebih banyak pilihan destinasi, perjalanan yang lebih praktis, serta harga yang tetap terjangkau bagi para penumpang,” pungkasnya. (aag)