- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Mentan Amran: Benih BRMP Padi Subang Hasilkan 10-13 Ton per Hektare
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, benih hasil produksi Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi (BRMP Padi) di Subang, Jawa Barat (Jabar), dapat menghasilkan benih unggul dengan produktivitas mencapai 10-13 ton per hektare.
"Kita akan kembangkan secara masif ke seluruh Indonesia," kata Mentan, saat meninjau pembenihan di BRMP Padi, di Kabupaten Subang, Rabu (2/9/2026).
Ia mengatakan bahwa pusat pembenihan yang ada di Subang merupakan pembibitan terbesar se-Asia Tenggara dengan produksi per tahun mencapai 250 ton.
Amran menjelaskan, produktivitas padi dari benih yang dihasilkan BRMP Padi mencapai 10-13 ton per hektare, dan ini harus terus dikembangkan agar dapat menjaga ketahanan pangan nasional.
"Ini kita jaga dengan baik. Ini adalah pusat pembenihan padi terbesar di Asia Tenggara. Kita jaga, kita kawal. Hasilnya itu ada 10 ton hingga 13 ton," ujarnya.
Menurut dia, benih yang dihasilkan memiliki beragam jenis, baik untuk musim hujan, maupun kemarau atau padi tahan kekeringan.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) akan menganggarkan sebanyak 1 juta hektare benih untuk meningkatkan produktivitas padi, agar para petani mau menerapkan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS).
"Tahun depan kita anggarkan minimal 1 juta hektare untuk benih," kata Amran.
Menurut dia, anggaran subsidi benih padi agar para petani mau menerapkan metode PM-AAS yang sudah terbukti dapat meningkatkan produktivitas per hektare mencapai 11-12 ton dari yang sebelumnya 5-6 ton.
Amran mengatakan bahwa ketika 1 juta hektare mendapatkan benih, dan menerapkan metode modern, maka akan menambah kesejahteraan para petani di Indonesia. (ant/aag)