- Istimewa
Kolaborasi Jasa Marga dan Jasa Raharja Perkuat Layanan Keselamatan Berbabasis Digital
Jakarta, tvOnenews.com - PT Jasa Marga (Persero) terus menegembangkan aplikasi Travoy berupa layanan keselamatan jalan tol berbasis digital melalaui koloborasi dengan PT Jasa Raharja (Persero).
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan kolaborasi ditujukan dengan peningkatan pelayanan berbasis digital bagi masayarakat khususnya pengguna jalan tol dalam memperoleh informasi risiko, melaporkan kecelakaan, menemukan rumah sakit terdekat hingga mengakses bantuan darurat secara lebih cepat.
Menurutnya kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk mengoptimalkan potensi melalui aplikasi Travoy dan Aplikasi Jasfren mulai dari sumber daya, data, informasi, sarana, kanal layanan, hingga kapabilitas masing-masing, untuk memperkuat keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan tol.
“Bagi kami, keselamatan pengguna menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman perjalanan di jalan tol. Karena itu, kami terus mendorong penguatan layanan yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika terjadi insiden, tetapi juga pada bagaimana risiko dapat diantisipasi sejak awal. Melalui kolaborasi dengan Jasa Raharja, kami ingin menghubungkan data, teknologi, dan kompetensi yang dimiliki kedua pihak untuk menghadirkan layanan keselamatan yang lebih cepat, tepat, dan relevan dengan kebutuhan pengguna,” kata Rivan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Sementara, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang mudah, cepat, dan terintegrasi menjadi salah satu fokus utama dalam penguatan layanan pihaknya.
Ia menekankan kecepatan informasi menjadi bagian penting dalam penanganan korban hingga dapat membantu koordinasi antara pengelola jalan tol, petugas, fasilitas kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Ketika kecelakaan terjadi, korban dan keluarga tidak boleh dibebani dengan kebingungan mencari bantuan atau informasi mengenai layanan yang tersedia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendekatkan akses pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat dalam satu platform yang mudah digunakan,” kata Awaluudin.
“Semakin cepat informasi diterima dan diteruskan kepada pihak yang tepat, semakin besar peluang korban memperoleh penanganan medis secara cepat,” sambungnya.(raa)