news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Karhutla Hanguskan 31,66 Hektare di Jalan Pondok Belanda Penajam, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan.
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Karhutla Hanguskan 31,66 Hektare di Jalan Pondok Belanda Penajam, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan

Tim gabungan berhasil memadamkan karhutla yang menghanguskan sekitar 11,18 hektare lahan gambut di RT 06 Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, PPU
Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan sekitar 11,18 hektare lahan gambut di RT 06 Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

"Penanganan lanjutan dilakukan hari ini dengan pendinginan dan pembersihan (clean up) pada sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap dan menyisakan bara," beber Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, Nurlaila di Penajam, Sabtu (5/9/2026).

Ia menyebut bahwa karhutla di kawasan tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (4/9) sekitar pukul 13.30 Wita, sementara laporan masuk ke tim tentang kejadian ini diiterima pada pukul 13.44 Wita.

Material yang terbakar berupa lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan. Adapun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Tim gabungan juga melakukan penyisiran di sepanjang area pinggir lokasi kebakaran untuk memastikan tidak terdapat potensi munculnya titik api baru.

Selain di Gunung Seteleng, tim gabungan sebelumnya juga melakukan penanganan karhutla di Jalan Pondok Belanda yang berada di wilayah Kelurahan Sungai Parit dan Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Kebakaran di lokasi tersebut mencapai sekitar 31,66 hektare dan melanda lahan gambut tipis yang ditumbuhi semak belukar serta pepohonan.

Penanganan dilakukan secara maraton dengan memusatkan pemadaman pada titik api dan asap yang masih terpantau, terutama titik api yang membesar dan berpotensi memperluas area terbakar.

Pemadaman dan pendinginan dilakukan secara manual serta menggunakan penyemprotan langsung dari mobil pemadam.

Pasokan air didukung sejumlah kendaraan tangki milik Polres PPU, BPBD, Dinas Pertanian, DPKP, Kodim 0913/PPU, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Untuk memperlancar mobilisasi personel dan peralatan, tim juga menggunakan backhoe loader untuk membantu memperbaiki jembatan dan memperlebar akses jalan menuju lokasi kebakaran.

"Penanganan melibatkan unsur BPBD PPU, DPKP, Polres PPU, Kodim 0913/PPU, Dinas Pertanian, Satpol PP, KPHP Telake, PMI, pihak kecamatan dan kelurahan, serta unsur TNI, Polri di lapangan," ujarnya.

Nurlaila menyebut bahwa proses pendinginan dan penyisiran terus dilakukan untuk memastikan bara yang tersisa tidak kembali memunculkan titik api baru. (ant/aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
02:03
05:04
05:34
01:25
04:56

Viral