News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KLH Gencar Modifikasi Cuaca Demi Tangani Karhutla di Kalbar dan Kalteng

KHL melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sekaligus meningkatkan pembasahan lahan, terutama di ekosistem gambut.
Sabtu, 5 September 2026 - 18:07 WIB
Petugas mempersiapkan bahan semai natrium klorida (NaCl) untuk operasi modifikasi cuaca di atas wilayah Kalbar dan Kalteng.
Sumber :
  • ANTARA/HO-KLH

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus berupaya melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

KHL melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sekaligus meningkatkan pembasahan lahan, terutama di ekosistem gambut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkap oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Lahan KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Dasrul Chaniago dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

"Operasi modifikasi cuaca merupakan intervensi penting dalam penanganan karhutla, khususnya untuk membantu pembasahan lahan gambut dan mendukung kerja tim pemadam di lapangan," ujarnya. 

Bukan Cuma Tambang! MIND ID Kirim Foam Pemadam dan APD Bantu Korban Karhutla
Bukan Cuma Tambang! MIND ID Kirim Foam Pemadam dan APD Bantu Korban Karhutla
Sumber :
  • istimewa

Ia mengingatkan OMC bukanlah upaya yang berdiri sendiri. Pelaksanaannya harus berjalan bersama dengan patroli, pemeriksaan titik panas, pemadaman darat, pembasahan gambut, pengelolaan tata air, pelibatan masyarakat, pengawasan badan usaha, dan penegakan hukum.

Dia menjelaskan di Kalimantan Barat, OMC dilaksanakan pada 28 Agustus hingga 4 September 2026. 

Selama periode tersebut, telah dilakukan 10 sortie penerbangan dengan total bahan semai 8.000 kilogram natrium klorida (NaCl).

Operasi di Kalimantan Tengah dilaksanakan pada 26 Agustus hingga 5 September 2026. Hingga 4 September 2026, telah dilakukan sembilan sortie penerbangan dengan penggunaan bahan semai 7.200 kilogram NaCl.

Pelaksanaan setiap penerbangan dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer, pertumbuhan awan potensial, arah dan kecepatan angin, persebaran titik panas, serta kebutuhan pembasahan wilayah rawan karhutla.

Pendekatan itu memastikan penyemaian awan diarahkan secara terukur ke wilayah yang memberikan dampak optimal terhadap penanggulangan kebakaran.

Pada 4 September 2026, hujan terpantau turun di sejumlah wilayah sasaran OMC. Di Kalimantan Barat, hujan terjadi di Putussibau, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Pontianak.

Di Kalimantan Tengah, hujan terpantau di Kabupaten Kotawaringin Barat. Curah hujan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelembapan lahan, mendukung proses pendinginan lokasi kebakaran, serta meredam potensi api kembali menyala.

Pelaksanaan OMC di Kalimantan Barat dilanjutkan dengan dukungan BNPB pada 3-14 September 2026, sedangkan keberlanjutan OMC di Kalimantan Tengah didukung oleh Kementerian Kehutanan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah itu mencerminkan komitmen kuat pemerintah menjaga kesinambungan penanganan di tengah dinamika cuaca.

"Operasi terus dilaksanakan dan kewaspadaan tidak boleh menurun. Tujuan utama kita adalah mencegah kebakaran meluas, melindungi kesehatan masyarakat, menjaga kualitas udara, serta memastikan penanganan karhutla berlangsung cepat, terpadu, dan berkelanjutan," kata Dasrul. (ant)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Viral di media sosial (Medsos) soal kabar seorang pria, disebut mantan anggota Kopassus menjadi korban bacok di Cakung, Jakarta Timur.
Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar pemain drama Korea Crash 2 lengkap dengan karakter Lee Min Ki, Kwak Sun Young, Heo Sung Tae, hingga Jisung NCT. Simak juga sinopsis dan jadwal tayangnya.
Curigai Perusahaan Asing Terindikasi Sebabkan Karhutla Kalimantan, Prabowo: Pada Saatnya Kita Umumkan Nama-Nama Itu

Curigai Perusahaan Asing Terindikasi Sebabkan Karhutla Kalimantan, Prabowo: Pada Saatnya Kita Umumkan Nama-Nama Itu

Presiden RI Prabowo Subianto mencurigai sejumlah perusahaan asing yang mengantongi izin usaha di Indonesia terindikasi ikut menyebabkan karhutla di Kalimantan.
Masih Ingat Willys Kendaraan Perang Amerika Serikat? Jeep Buka Peluang Hidupkan Kembali Versi Mobil Listrik

Masih Ingat Willys Kendaraan Perang Amerika Serikat? Jeep Buka Peluang Hidupkan Kembali Versi Mobil Listrik

Setelah tak lagi produksi, Jeep membuka peluang untuk membangkitkan kembali Willys sebagai mobil listrik
Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Pemerintah melalui Kemenhaj akan memperkuat pelayanan haji dan umrah indonesia. Guna melindungi seluruh jemaah agar aman saat menjalani ibadah.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral