- Istimewa
Ribuan Pasutri Ikuti Program Kehamilan
Jakarta, tvOnenews.com - Memiliki buah hati menjadi impian bagi setiap pasangan suami-istri (pasutri).
Bahkan, pasutri rela mengikuti serangkaian program kehamilan agar dapat memiliki anak yang menjadi impiannya.
Tercatat, 3.500 pasutri telah mengikuti program kehamilan di Smart Fetility Clinic (SFC).
Dalam memfasilitasi akses layanan, SFC pun turut membuka klinik ke-5 yang berada di kawasan Kelapa Gading, Jakarta sekaligus perayaan hari jadinya ke-3 bertajuk '3 Years of Hope'.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan talk show mengenai infertilitas dan perjalanan program kehamilan dengan sejumlah narasumber.
“Bagi kami, tiga tahun Smart Fertility Clinic yang paling berarti adalah melihat berbagai cerita pasangan yang datang dengan harapan masing-masing. Ada yang masih dalam tahap mencari jawaban, ada yang sedang menjalani treatment, dan ada juga yang hari ini sudah datang membawa cerita keberhasilan mereka," kata dr. Ni Made Desy Suratih, Jakarta, Minggu (6/9/2026).
CEO SFC, dr. Laura Leandra Setiawan mengatakan salah satu pencapaian yang menjadi bagian dari perjalanan klinik itu berupa angka keberhasilan program kehamilan.
Pihaknya mengklaim 7 dari 10 pasien berhasil mendapatkan kehamilan melalui program pada data Juli 2026.
Menurutnya pencapaian tersebut didukung oleh kombinasi antara expertise dokter, personalized treatment, teknologi reproduksi berbantu, serta dukungan laboratorium embriologi yang terintegrasi.
“Kami melihat angka keberhasilan ini sebagai refleksi dari upaya bersama antara pasien, dokter, dan seluruh tim yang mendampingi perjalanan mereka. Tetapi kami juga selalu menyampaikan kepada pasien bahwa setiap kasus berbeda. Usia, kondisi medis, dan kompleksitas kasus akan sangat memengaruhi pilihan treatment maupun peluang keberhasilan,” kata Laura.
Ia menekankan komitmen tersebut diwujudkan melalui pendekatan personalized fertility care dan konsep one stop fertility service.
Menurutnya dengan pendekatan ini pasien dapat memperoleh rangkaian layanan fertilitas secara lebih terintegrasi, mulai dari pemeriksaan awal hingga berbagai pilihan program kehamilan sesuai kondisi masing-masing.
“Bagi kami, tiga tahun perjalanan Smart Fertility Clinic bukan hanya tentang pertumbuhan jumlah klinik atau jumlah pasien. Yang paling penting adalah berapa banyak pasangan yang berhasil kami dampingi dalam perjalanan mereka untuk memiliki buah hati,” ujar Laura.
“Lebih dari 3.500 pasangan telah mempercayakan perjalanan program kehamilan mereka kepada kami. Di balik angka tersebut ada ribuan cerita, perjuangan, dan harapan yang berbeda-beda. Karena itu, kami berusaha memastikan setiap pasien mendapatkan pendekatan yang personal dan program yang sesuai dengan kondisi mereka,” sambungnya.(raa)