- Istimewa
Terkendala Syarat Kerja karena Tato? Baznas Jabar dan Ponpes Attamur Gelar Layanan Hapus Tato Gratis
Jakarta, tvOnenews.com - Sebagai langkah nyata untuk membantu masyarakat di kawasan Bandung Raya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggandeng Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur mengadakan layanan penghapusan tato tanpa biaya.
Kegiatan sosial ini dipusatkan di Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur yang berlokasi di Kabupaten Bandung, pada Rabu (9/9).
Acara ini disambut antusias oleh puluhan warga berusia produktif. Mereka secara sukarela mendaftarkan diri demi menghilangkan rajah tubuh yang kerap menjadi batu sandungan saat melamar pekerjaan di berbagai instansi maupun perusahaan.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Jabar, Zaki Hilmi menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap warga yang kesulitan bersaing di dunia kerja hanya karena masalah penampilan fisik.
“Program ini sebagai upaya membantu masyarakat Jawa Barat yang terkendala masuk kerja karena memiliki tato di tubuhnya,” ujar Zaki.
Ia menambahkan, rata-rata peserta sebenarnya memiliki kapabilitas dan keterampilan yang mumpuni untuk bekerja.
Sayangnya, regulasi internal sejumlah perusahaan terkait larangan bertato membuat mereka kehilangan kesempatan.
Oleh sebab itu, Baznas Jabar mengalokasikan dana umat berupa zakat untuk memberikan solusi nyata bagi kelompok masyarakat ini.
“Ini merupakan dana yang berasal dari zakat masyarakat Jawa Barat yang kami salurkan untuk membantu warga yang ingin menghapus tatonya,” katanya.
Lebih lanjut, Zaki merinci bahwa inisiatif ini telah memasuki tahap ketiga.
Rangkaian program dimulai sejak Juli, berlanjut pada Agustus, dan puncaknya dilaksanakan pada September 2026 yang sekaligus menjadi penutup kegiatan.
Meski demikian, Zaki mengingatkan bahwa proses memudarkan tato tidak cukup diselesaikan lewat satu kali penanganan medis.
Durasi perawatan sangat bergantung pada tingkat ketebalan, dimensi, dan jenis tinta yang digunakan pada kulit peserta.
“Tidak bisa langsung sekali terhapus. Tergantung jenis tatonya, ada yang sampai hari ini sudah penanganan yang ketiga bahkan keempat kalinya,” jelasnya.
Pihak Baznas Jabar memastikan program ini dibuat inklusif bagi seluruh masyarakat Jawa Barat yang punya niat kuat menghapus tato demi kelancaran mencari nafkah.