news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemerintah Indonesia memperkokoh kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat dalam mengelola kawasan perbatasan guna mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan warga di tapal batas..
Sumber :
  • Kemendagri

Tito Tegaskan Peran BNPP RI di Hadapan Negara Tetangga, Bukan Sekadar Menjaga Wilayah Perbatasan!

BNPP RI memperkenalkan peran dan program pembangunan perbatasan kepada negara tetangga. Sepuluh negara diajak membahas kerja sama demi kesejahteraan masyarakat di perbatasan.
Rabu, 16 September 2026 - 22:10 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah RI tengah memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan negara-negara tetangga mengenai perbatasan wilayah kedaulatan.

Hal itu dilaksanakan melalui melalui forum Indonesia Border Partnership Coffee Morning yang digelar Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan  tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkenalkan peran BNPP RI sekaligus membahas program pembangunan kawasan perbatasan dan hubungan antarnegara.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI menegaskan bahwa menilai komunikasi dengan mitra diplomatik di kawasan perbatasan perlu terus diperkuat.

Tito mengatakan, dialog dengan negara-negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menjelaskan fungsi dan peran BNPP RI kepada negara-negara sahabat.

Di hadapan para Diplomat, Tito menyebut bahwa keberadaan BNPP RI kemungkinan belum banyak diketahui oleh para mitra di negara tetangga.

Oleh karena itu, Tito pun memaparkan tugas, kewenangan, serta program pembangunan kawasan perbatasan yang akan dijalankan ke depan.

“Kami mengulas mengenai fungsi dan peran BNPP. Saya memperkenalkan secara mendalam apa sebenarnya BNPP itu, mengingat badan ini kemungkinan belum begitu dikenal luas oleh para mitra kita. Saya memaparkan fungsi, peran agensi ini, serta program-program pembangunan ke depan,” ujar Tito dalam keterangannya.

Forum ini dihadiri sejumlah perwakilan diplomatik negara sahabat. Mereka adalah Duta Besar Malaysia Dato' Muzaffar Shah Mustafa, Duta Besar Papua Nugini Simon Namiss, Duta Besar Timor-Leste Roberto Sarmento de Oliveira Soares, Duta Besar Vietnam Ta Van Thong, Duta Besar Singapura Kwok Fook Seng, dan Duta Besar Filipina Christopher B. Montero.

Selain itu, hadir juga Penasihat Australian Border Force untuk Indonesia Ian Kelly serta Konselor Politik Kedutaan Besar India Vikram Vardhan.

Untuk diketahui, Indonesia sendiri memiliki perbatasan dengan 10 negara tetangga. Perbatasan darat mencakup Malaysia, Papua Nugini, dan Timor-Leste. Sementara perbatasan laut meliputi Singapura, Australia, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Palau.

Keragaman wilayah lanskap perbatasan inilah yang membuat komunikasi dan koordinasi lintas negara menjadi bagian yang krusial dalam pengelolaannya.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

12:48
05:04
03:30
01:13
06:11
27:02

Viral