- Istimewa
DPMK Merauke Dorong Pembangunan Berjalan Selaras dengan Penguatan Lembaga Adat
Pada kesempatan yang sama, aspirasi senada disuarakan oleh Ketua Dewan Adat Kalai Woyu Maklew Wanam, Yohanis Agabe Mahuze.
Ia meminta agar pemerintah daerah terus memberikan komitmen nyata demi menjaga eksistensi dan kemandirian masyarakat adat, terutama suku Malind dan Kalai Woyu Maklew, agar kekayaan tradisi yang diwariskan para leluhur tidak tergerus zaman.
"Kami mengharapkan adanya dukungan konkret dari pemerintah daerah terhadap penguatan dan pendampingan masyarakat adat," kata Yohanis.
Yohanis juga mendesak agar ruang partisipasi bagi institusi adat dibuka selebar-lebarnya sejak fase awal perumusan kebijakan pembangunan.
"Keterlibatan masyarakat adat sejak awal akan membantu pemerintah memahami kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan", katanya.
Selain pelibatan aktif, Yohanis mengusulkan pengadaan fasilitas fisik berupa rumah adat sebagai media penguatan kelembagaan lokal.
"Rumah adat dinilai dapat menjadi ruang untuk menjaga aktivitas adat, nilai budaya, pengetahuan lokal serta proses pewarisan kepada generasi muda", pungkasnya. (dpi)