news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Guruh Soekarnoputra Seniman yang Memadukan Rock, Gamelan hingga Tari, Dikabarkan Kritis di RS.
Sumber :
  • Antara

Guruh Soekarnoputra: Seniman yang Memadukan Rock, Gamelan hingga Tari, Dikabarkan Kritis di RS

Guruh Soekarnoputra dikabarkan kritis. Simak jejak panjang sang seniman yang memadukan rock, gamelan, musik tradisional, tari hingga seni pertunjukan.
Jumat, 25 September 2026 - 17:22 WIB
Reporter:
Editor :

Pada era 1970-an, Guruh mengembangkan Swara Mahardhika sebagai wadah seni pertunjukan. Melalui kelompok tersebut, berbagai unsur budaya Indonesia dikemas dalam bentuk pertunjukan modern. 

ANTARA mencatat Guruh memelopori seni pertunjukan bergaya kabaret melalui Swara Mahardhika, yang kemudian berkembang menjadi Gencar Semarak Perkasa. Sejumlah nama besar dunia hiburan Indonesia juga pernah muncul dari lingkungan tersebut. 

Pendekatan itu membuat karya Guruh tidak mudah ditempatkan hanya sebagai musik. Ia bekerja dengan konsep pertunjukan yang lebih luas, di mana musik menjadi bagian dari sebuah pengalaman visual dan koreografis.

Jejak tersebut masih terlihat ketika Guruh dipercaya menggarap pembukaan TAFISA World Sport for All Games 2016 di Jakarta. Dalam pertunjukan itu, unsur tari dan musik dari berbagai daerah Indonesia dipadukan dengan teknologi visual, pencak silat hingga pertunjukan musik.

Perjalanan panjang tersebut menunjukkan konsistensi Guruh dalam mengolah berbagai bentuk kesenian menjadi sebuah pertunjukan yang lebih modern tanpa meninggalkan akar budaya Indonesia.

Dari Karya Musik hingga Upaya Menghidupkan Kembali Tradisi

Perhatian Guruh terhadap kebudayaan juga tetap terlihat dalam pernyataannya beberapa tahun terakhir. Pada 2024, ia berbicara mengenai pentingnya menghidupkan kembali tari dan musik lenso agar kembali dikenal masyarakat di era modern.

"Bagaimana kita bisa menggali semangat banyak orang dari rakyat Indonesia supaya mempunyai kesadaran memperjuangkan lagi di bidang kebudayaan dalam hal ini tentang lenso," kata Guruh dalam sebuah diskusi di Jakarta.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa perhatian Guruh terhadap seni tradisional bukan sekadar bagian dari karya masa lalunya. Ia masih melihat kebudayaan sebagai sesuatu yang perlu diperkenalkan dan dihidupkan kembali oleh generasi berikutnya.

Kini, kabar mengenai kondisi Guruh membuat perjalanan panjang tersebut kembali mendapat perhatian. Hasto menyampaikan, "Mohon doanya," ketika dimintai konfirmasi mengenai kondisi Guruh. Guntur Romli juga membenarkan kabar tersebut dan mengatakan jajaran partai menggelar doa bersama untuk kesembuhan Guruh.

Terlepas dari kabar tersebut, perjalanan Guruh Soekarnoputra meninggalkan jejak yang jauh lebih luas daripada satu genre musik. Rock, gamelan, lagu, tari, koreografi, hingga pertunjukan berskala besar pernah menjadi bagian dari eksplorasinya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

24:16
05:21
01:14
02:09
04:33
05:19

Viral