news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

81 Tahun KAI Bukan Cuma Cerita! Ini Sejarah Kereta Api Sumut dari Tembakau Deli 1886.
Sumber :
  • istimewa

81 Tahun KAI Bukan Cuma Cerita! Ini Sejarah Kereta Api Sumut dari Tembakau Deli 1886

Kereta Api Indonesia memperingati 81 tahun perjalanan perkeretaapian Indonesia pada 28 September 2026. Momentum bersejarah ini menandai pengoperasian dan
Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperingati 81 tahun perjalanan perkeretaapian Indonesia pada 28 September 2026. Momentum bersejarah ini menandai pengoperasian dan pengelolaan kereta api oleh bangsa Indonesia sejak pekerja kereta api mengambil alih perusahaan dari tangan Jepang pada 28 September 1945.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa sejak momentum tersebut, kelembagaan perkeretaapian Indonesia terus bertransformasi. 

Mulai dari Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA), Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA), Perumka, hingga kini menjadi PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"Perkeretaapian di Sumatera Utara memiliki karakter dan sejarah peralihan yang khas. Berbeda dengan wilayah lain, proses peralihannya berlangsung melalui nasionalisasi perusahaan kereta api swasta Belanda, Deli Spoorweg Maatschappij (DSM), setelah Indonesia merdeka pada 1957. Pengelolaan eks-DSM kemudian masuk ke dalam jaringan perkeretaapian negara hingga menjadi KAI saat ini," ujar Anwar.

Anwar menjelaskan, sejarah perkeretaapian di Sumut bermula pada akhir abad ke-19 saat kawasan Deli berkembang sebagai pusat perkebunan ekspor, terutama tembakau Deli. DSM kemudian memperoleh konsesi untuk membangun jaringan rel dan membuka jalur pertama Medan–Labuhan pada 25 Juli 1886.

Jaringan rel tersebut terus meluas hingga menghubungkan Medan dengan Belawan, Binjai, Deli Tua, Perbaungan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Tanjungbalai, Teluk Nibung, Kisaran, hingga Rantau Prapat. Jalur-jalur ini membentuk pola hubungan ekonomi yang kuat antara sentra produksi perkebunan dan pelabuhan ekspor.

Pada masa kejayaannya sekitar tahun 1937, total panjang jaringan rel DSM mencapai 553,2 kilometer dengan komoditas utama berupa tembakau, karet, kelapa sawit, dan hasil bumi lainnya.

Namun, pascakemerdekaan, sejumlah jalur cabang seperti arah Deli Tua, Bangun Purba, dan Pangkalan Brandan tidak lagi beroperasi seiring berkurangnya lahan perkebunan serta turunnya permintaan angkutan komoditas.

Saat ini, total panjang jalur kereta api yang aktif beroperasi di Sumatera Utara tercatat sepanjang 476,46 kilometer. Jaringan ini mencakup jalur cabang menuju Bandara Internasional Kualanamu yang beroperasi sejak 2013, serta jalur cabang ke Pelabuhan Kuala Tanjung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei guna mendukung mobilitas bahan baku serta hasil industri kawasan tersebut.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:52
05:30
02:10
01:44
06:53
13:24

Viral