news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bukan Sekadar Chatbot, AI Mulai Buka Akses Pendidikan untuk 1.500 Pelajar di Wilayah 3T.
Sumber :
  • Ilustrasi

Bukan Sekadar Chatbot, AI Mulai Buka Akses Pendidikan untuk 1.500 Pelajar di Wilayah 3T

Pemanfaatan AI dalam pendidikan bukan sekadar chatbot. Begini pendekatan pembelajaran personal dan inklusif untuk pelajar di wilayah 3T Indonesia.
Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:08 WIB
Reporter:
Editor :

Pendekatan ini penting karena memperlihatkan bahwa AI tidak harus menggantikan guru. Teknologi justru dapat mengambil sebagian pekerjaan yang bersifat repetitif, sementara guru tetap berperan dalam memahami konteks siswa, memberikan pendampingan, dan mengambil keputusan pedagogis.

OECD melalui Digital Education Outlook 2026 juga memberikan peringatan serupa. GenAI dapat membantu sebagai tutor, mitra belajar, maupun asisten guru, tetapi penggunaannya harus memiliki prinsip pedagogis yang jelas. Menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas belum tentu menghasilkan proses belajar.

Tantangan Terbesarnya Justru Ketika AI Harus Menjangkau Semua Siswa

Persoalan menjadi lebih kompleks ketika teknologi pendidikan dibawa ke negara dengan kesenjangan akses yang besar.

Di Indonesia, tantangan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kualitas materi atau kemampuan guru. Infrastruktur digital, konektivitas internet, perangkat, kemampuan literasi digital, hingga kondisi geografis turut menentukan apakah seorang siswa dapat menikmati teknologi pendidikan.

Karena itu, konsep pendidikan berbasis AI menjadi lebih relevan jika dikaitkan dengan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dalam konteks tersebut, Muhamad Fahriza Novriansyah, Co-Founder dan CEO Terang AI, membawa pengalaman Indonesia dalam forum One Young World ASEAN Leadership Forum 2026* di Yogyakarta. Forum yang berlangsung 1-3 Oktober tersebut mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk membicarakan tantangan pembangunan dan solusi yang dapat diterapkan di kawasan ASEAN.

Dalam sesi bertajuk Learning Together, Leading Together: Youth Shaping Education's Future, Fahriza membagikan pengalaman mengembangkan solusi pembelajaran berbasis AI sekaligus persoalan akses pendidikan yang ditemui di Indonesia.

Salah satu pendekatan yang disorot adalah penyediaan akses pembelajaran gratis bagi lebih dari 1.500 pelajar di berbagai wilayah 3T.

Terang AI sendiri mendeskripsikan fokusnya sebagai upaya memperluas akses terhadap perangkat pembelajaran berbasis AI yang berkualitas dan personal. Platform tersebut mencakup pembelajaran mandiri dengan asisten belajar AI serta solusi persiapan wawancara yang memungkinkan pelajar berlatih melalui simulasi interaksi dengan AI.

Yang menarik, pendekatan ini tidak berhenti pada penyediaan teknologi. Kolaborasi dengan komunitas dan mitra pendidikan merupakan bagian dari upaya menjangkau pelajar di wilayah dengan akses yang lebih terbatas.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral