- Antara
13 Anggota Wantimpres Belum Tercatat LHKPN, Kenapa? Ini Penjelasan Aturannya
Perlu ditegaskan, tanda “-” berarti belum terdapat data yang dapat ditampilkan dalam penelusuran, bukan berarti harta kekayaan mereka bernilai nol.
- Istimewa
Data LHKPN 13 Anggota Wantimpres Lainnya
Sementara itu, 13 anggota lainnya memiliki catatan LHKPN dengan tanggal pelaporan dan jabatan terakhir yang berbeda-beda.
1. Pratikno — terakhir melapor pada 26 Maret 2026 sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dengan harta Rp22.749.618.374 atau sekitar Rp22,75 miliar.
2. Muhammad Hatta Rajasa — terakhir melapor pada 20 Mei 2014 sebagai calon Wakil Presiden RI periode 2014-2019. Harta yang dilaporkan Rp30.234.920.585 atau sekitar Rp30,23 miliar, serta US$75.092.
3. Muhammad Qodari — terakhir melapor pada 31 Maret 2026 sebagai Kepala Staf Kepresidenan, dengan harta Rp300.591.467.679 atau sekitar Rp300,59 miliar.
4. Chairul Tanjung — terakhir melapor pada 31 Oktober 2014 sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dengan harta Rp7.487.982.516.300 atau sekitar Rp7,49 triliun.
5. Said Aqil Siroj — terakhir melapor pada 17 Maret 2026 sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, dengan harta Rp50.533.234.913 atau sekitar Rp50,53 miliar.
6. Budi Gunawan — terakhir melapor pada 16 Januari 2025 sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, dengan harta Rp36.234.868.425 atau sekitar Rp36,23 miliar.
7. Bambang Soesatyo — terakhir melapor pada 31 Maret 2026 sebagai anggota DPR RI, dengan harta Rp212.169.365.934 atau sekitar Rp212,17 miliar.
8. Salim Segaf Aljufrie — terakhir melapor pada 18 Desember 2014 sebagai Menteri Sosial, dengan harta Rp9.652.947.274 atau sekitar Rp9,65 miliar.
9. Soekarwo — terakhir melapor pada 19 Maret 2025 sebagai anggota Wantimpres RI, dengan harta Rp36.134.840.662 atau sekitar Rp36,13 miliar.
10. Dato’ Sri Tahir — terakhir melapor pada 2 Mei 2025 sebagai anggota Wantimpres RI, dengan harta Rp9.354.883.428.084 atau sekitar Rp9,35 triliun.
11. Ida Bagus Purwalaksana — terakhir melapor pada 27 Maret 2026 sebagai Komisaris PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), dengan harta Rp8.967.501.947 atau sekitar Rp8,97 miliar.
12. Anwar Usman — terakhir melapor pada 4 Maret 2026 sebagai hakim konstitusi Mahkamah Konstitusi, dengan harta Rp37.950.787.735 atau sekitar Rp37,95 miliar.
13. Ignasius Jonan — terakhir melapor pada 25 Maret 2019 sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, dengan harta Rp85.311.195.966 atau sekitar Rp85,31 miliar.
Angka-angka tersebut merupakan nilai yang tercantum dalam laporan pada tanggal dan jabatan terakhir yang disebutkan. Karena waktu pelaporannya berbeda, angka tersebut tidak dapat langsung dianggap sebagai gambaran nilai kekayaan mereka pada saat dilantik sebagai Wantimpres pada 2 Oktober 2026.