news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kegiatan promosi BPDP pada Kriyanusa 2026 berlangsung pada 26–30 September 2026 di Hall A , Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta..
Sumber :
  • Istimewa

Pikat Pengunjung Kriyanusa 2026, UMKM Binaan BPDP Sulap Limbah Perkebunan Jadi Produk Bernilai Jual

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mempertegas komitmennya dalam mendukung hilirisasi produk lokal dengan berpartisipasi pada Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, pada 26–30 September 2026.
Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:12 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mempertegas komitmennya dalam mendukung hilirisasi produk lokal dengan berpartisipasi pada Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, pada 26–30 September 2026. 

Dalam pameran ini, BPDP menggandeng dua UMKM binaannya, yakni Nora Indonesia dan Good Craft, untuk memperluas promosi dan membuka jejaring pasar komoditas perkebunan bernilai tambah.

Mengusung tajuk “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, Kriyanusa 2026 menghadirkan 410 gerai dari 257 perwakilan instansi dan perajin. 

Ketua Panitia Kriyanusa 2026, Ayu Heni Rosan, menegaskan bahwa kriya nasional tidak hanya menjadi karya seni, melainkan pilar identitas serta motor ekonomi.

“Kita ingin agar tradisi tetap hidup, tetapi pada saat yang sama terus berkembang melalui kreativitas, inovasi, teknologi, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar,” ujar Ayu dalam acara pembukaan Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, dikutip Jumat (2/10).

Kehadiran BPDP menjadi sarana edukasi bagi masyarakat bahwa komoditas perkebunan tidak terbatas pada bahan mentah, melainkan berpeluang diolah menjadi kerajinan berdaya saing. 

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyampaikan esensi keterlibatan lembaganya di ajang ini.

“Partisipasi BPDP dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan produk berbasis komoditas perkebunan dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kreativitas dan inovasi. Produk yang dihasilkan tidak hanya mengedepankan fungsi, tetapi juga memiliki nilai estetika dan peluang untuk dikembangkan menjadi produk yang memiliki daya saing “ ungkap Helmi.

Salah satu produk yang banyak menyedot perhatian pengunjung adalah kreasi Good Craft yang memanfaatkan limbah kelapa menjadi barang bernilai jual. Respon positif datang dari salah seorang pengunjung pameran, Dwi Mulyani (45).

“Saya merasa BPDP mampu membawa UMKM Indonesia naik kelas di Kriyanusa. Salah satunya terlihat dari Good Craft yang mampu mengolah limbah kelapa menjadi produk kerajinan yang menarik dan memiliki nilai jual. Menurut saya, ini menunjukkan bahwa bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan ternyata bisa dikembangkan menjadi produk kreatif dan bernilai ekonomi. Kehadiran BPDP juga membuat kami sebagai pengunjung bisa melihat bahwa komoditas perkebunan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk yang inovatif,” ujar Dwi. (dpi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral