- Freepik/rorozoa
Tak Perlu Panik Meski Kasus Meningkat, Dinkes Jawa Barat ungkap Cara Ini Ampuh Cegah Sakit Influenza A
Jakarta, tvOnenews.com- Kasus influenza A tengah jadi sorotan diberbagai wilayah. Ternyata ada satu tips untuk mencegah penyebarannya.
Hal tersebut disampaikan Dinas Kesehatan atau Dinkes Jawa Barat, yang mengajak warga Jawa Barat tidak perlu panik dalam menghadapi influenza A.
Dalam keterangannya, Dinkes Jabar menyebut memang ada peningkatan kasus influenza A di Jawa Barat. Hal ini seiring dengan juga meningkatnya pelayanan di Rumah Sakit.
"kasus influenza di Kota Bandung ada peningkatan. Masyarakat yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan juga meningkat, terutama ke instalasi gawat darurat. Padahal kasus influenza sebetulnya bisa ditangani di Puskesmas, klinik pratama, dokter praktik maupun poliklinik rumah sakit," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam dalam laman jabarprov.
Sehubungan dengan influenza A, Sony mengajak warga bisa melakukan pencegahan penyebaran virusnya. Cara mencegah Influenza A bisa melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pemeriksaan dini.
Kemudian detailnya, cara pencegahan penularan influenza bisa dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, serta menjaga daya tahan tubuh.
"Paling utama untuk pencegahan adalah menggunakan masker karena penularannya melalui droplet. Selain itu rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit, serta menjaga daya tahan tubuh," pesannya.
Sementara untuk gejala influenza A, dikatakan Sony seperti umumnya sakit flu. Meliputi demam, pegal-pegal, sakit kepala, mual, dan tubuh terasa lemas sehingga perlu segera diperiksa tenaga kesehatan.
Dengan begitu, Warga bsia berobat ke Puskesmas, klinik, dokter praktik mandiri, atau poliklinik rumah sakit sesuai kondisi dan kebutuhan penanganan.
"Kalau ada gejala flu, datanglah ke klinik, Puskesmas atau dokter praktik mandiri untuk mendapatkan pengobatan. Kemudian istirahat supaya penyakitnya tidak menular kepada orang lain," imbuhnya.
Kasus Influenza A Lagi Meningkat di Tangerang
Di sisi lain, kasus influenza A juga lagi meningkat di Tangerang yang kini mencapai 30 ribu kasus.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang. Dalam keterangannya, menyebutkan temuan paparan infeksi influenza tipe A mencapai 30.000 kasus periode Januari hingga September 2026.
Bahkan pada dua bulan terakhir antara periode Agustus sampai September 2026. Jumlah kasus influenza naik mencapai sekitar 5.000 kasus setiap bulannya.
"Jumlah laporan kasus yang biasanya berkisar antara 20.000 hingga 25.000 kasus per bulan, kini telah melonjak menjadi hampir 28.000 hingga 30.000 kasus," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmiz, dalam antara.
Apa penyebab kasus influenza A cepat menular?
Dijelaskan kalau penularan jenis virus ini tergolong cepat menular karena menyerupai karakteristik penularan virus seperti COVID-19. Dikenal mudah lewat melalui kontak erat dan droplet.
Berdasarkan datanya, lonjakan kasus ini tidak hanya menyerang kelompok usia tertentu, melainkan merata di hampir semua kelompok usia baik lansia, anak hingga orang dewasa.
"Jadi (kasus) meningkat karena faktor cuaca kan memang banyak udara hujan belum turun, kemudian juga debu banyak, itu yang membuat banyak influenza meningkat, hampir 5.000 kasus per bulan," ungkapnya.(klw)