- Dokumentasi BNPB
Kemenhut Perkuat Operasi Pengendalian Karhutla Ditengah Meningkatnya Hotspot Nasional
tvOnenews.com - Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan udara menyusul peningkatan jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi pada pemantauan terbaru. Perhatian terutama diarahkan ke Kalimantan Tengah yang mencatat jumlah hotspot tertinggi di antara enam provinsi prioritas.
Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan hingga Senin (5/10) pukul 21.15 WIB, secara nasional terdeteksi 1.359 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence berdasarkan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20. Jumlah tersebut meningkat 832 titik dibandingkan Minggu (4/10) yang mencatat 527 hotspot.
Pada enam provinsi prioritas pengendalian karhutla, perkembangan hotspot high confidence tercatat sebagai berikut:
• Kalimantan Tengah: 569 titik, meningkat dari 116 titik;
• Sumatera Selatan: 142 titik, meningkat dari 75 titik;
• Kalimantan Barat: 69 titik, meningkat dari 19 titik;
• Kalimantan Selatan: 28 titik, meningkat dari 15 titik;
• Riau: 4 titik, dari sebelumnya nihil; dan
• Jambi: nihil, tetap nihil.
Secara keseluruhan, enam provinsi prioritas mencatat 812 hotspot high confidence, meningkat dari 225 titik sehari sebelumnya. Kementerian Kehutanan meningkatkan pemantauan dan verifikasi lapangan, terutama di Kalimantan Tengah, serta memperkuat kesiapsiagaan pada wilayah lain yang menunjukkan peningkatan hotspot.
Kementerian Kehutanan kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit, dan tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran maupun luas areal yang terbakar. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot. Oleh karena itu, seluruh indikasi tetap harus diverifikasi melalui groundcheck untuk memastikan kondisi aktual dan menentukan tindakan penanganan di lapangan.
Operasi Darat dan Udara Terus Diperkuat
Pengendalian karhutla dilakukan secara terpadu oleh Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama BNPB, TNI, Polri, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dunia usaha, serta para pihak terkait.
Pemerintah menyiagakan 61 unit armada udara, terdiri atas 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta 44 unit untuk operasi water bombing. Operasi udara berjalan bersama penguatan operasi di darat melalui patroli, groundcheck, pemadaman langsung, penyekatan penjalaran api, pembasahan, mopping up, serta pendinginan.