- Istimewa
Sambut Sumpah Pemuda, DPP Taruna Merah Putih Ajak Gen Z Diskusi Tantangan Dunia Kerja Era AI
tvOnenews.com – Mengusung semangat menyambut Hari Sumpah Pemuda, DPP Taruna Merah Putih (TMP) melalui Bidang Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja menggelar forum diskusi bertajuk "Taman Asik – Taman Talks" di Taman Cattleya, Jakarta Barat, Sabtu (10/10/2026).
Dengan mengusung tema "Kerja 2030: Masih Ada Kerja Buat Kita?", forum ini menjadi wadah strategis dalam memacu Generasi Z agar melakukan upskilling dan reskilling demi menjawab disrupsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta otomatisasi di dunia kerja.
Ketua Umum DPP TMP Pinka Hapsari menginstruksikan langsung agar kegiatan ini menjadi ruang edukasi publik dalam mengasah kreativitas, memperkuat karakter, serta meningkatkan daya adaptasi pemuda Indonesia.
"Generasi Z tidak boleh hanya menjadi penonton ketika masa depan sedang ditulis. Ia harus berani belajar, tekun mengasah keterampilan, dan mampu mengubah tantangan menjadi kesempatan," pesan Bendahara Umum DPP TMP Stephanie Octavia menyampaikan arahan Ketua Umum.
Bonus Demografi dan Peta Kerja 2030 Versi WEF
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris yang hadir sebagai narasumber menyoroti potensi risiko ketidakseimbangan antara ledakan pencari kerja usia produktif di era bonus demografi dengan ketersediaan lapangan kerja yang makin tergerus otomatisasi.
Kendati demikian, Charles merujuk pada laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum (WEF) yang memproyeksikan lahirnya 170 juta jenis pekerjaan baru berbasis teknologi hingga tahun 2030, meskipun ada 92 juta pekerjaan lama yang akan tergeser.
"Otomatisasi dapat menjadi ancaman jika tidak diimbangi kebijakan yang tepat. Namun, ada pertambahan bersih sekitar 78 juta pekerjaan baru secara global. Ke depan kita harus menyiapkan kebijakan agar generasi muda siap menghadapi tantangan zaman," terang Charles.
Dari perspektif dunia usaha, CEO Wahyono Group Pieter Setiawan menegaskan pentingnya menjaga esensi kemanusiaan di era serba digital. Keterampilan intelektual menurutnya wajib dibarengi dengan etos kerja dan karakter sosial yang kuat.
Mendorong Taman Kota Jadi Ruang Sosial Inklusif
Ketua Panitia Kegiatan, Mangatta Toding Allo, membeberkan bahwa program "Taman Asik" dirancang sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta untuk menghidupkan ruang publik sebagai wadah interaksi positif dan kreatif.
Acara yang disokong Kesbangpol DKI Jakarta, Dinas PPKUKM, serta PPKD Disnakertrans Jakarta Barat ini juga menyajikan bazar UMKM serta pelatihan langsung seperti pembuatan kopi, digital marketing, hingga mekanik.
Selain itu, Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Ady Hendratta turut mengingatkan pentingnya perlindungan jaminan sosial sejak dini sebagai jaring pengaman masa depan bagi para pekerja muda.