- Instagram @sashfir
Polisi: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 'Influencer' Sashfir Naik ke Tahap Penyidikan
Jakarta, tvOnenews.com — Polres Metro Jakarta Selatan masih mendalami kasus pelecehan yang menimpa influencer Sashfir saat sedang menggunakan toilet restoran di wilayah Jakarta Selatan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan saat ini perkara telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.
“Terhadap perkara yang saudara tanyakan, saat ini perkara dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap Penyidikan,” kata Joko, kepada wartawan, Minggu (11/10/2026).
Kemudian, Joko menyebutkan, pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap terlapor. Namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.
“Terhadap terlapor telah didengar keterangan sebagai saksi dan dalam perkara ini beluam ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Joko.
Untuk diketahui, kronologi peristiwa dugaan pelecehan ini terjadi Sashfir sedang menggunakan toilet restoran tersebut. Tiba-tiba dia melihat ada ponsel yang disodorkan dari atas.
Sontak Sashfir segera keluar dari toilet untuk mencari pelaku. Akan tetapi, kata Sashfir, pelaku malah berlari ke lantai bawah dan mendatangi dapur restoran.
Menurut Sashfir, ciri-ciri pria itu antara lain tinggi, kulit kecoklatan, dan ponsel hitam yang diduga digunakan pelaku bermerek iPhone.
Tak ingin pelaku “bebas” begitu saja, Sashfi mengelilingi restoran dan meminta gedung itu diblokir. Pada akhirnya, pelaku ditemukan.
Namun pelaku disebut-sebut tidak mengakui perbuatannya. Oleh karena itu, Sashfir memilih melaporkan kejadian ini ke kepolisian.
Lewat sebuah unggahan di Instagram pribadinya @sashfir, dia mengaku kejadian yang menimpanya di toilet restoran itu meninggalkan trauma yang mendalam.
"Kejadian ini meninggalkan trauma yang dalam. Namun, aku memilih untuk bersuara karena aku percaya tidak seharusnya ada korban yang merasa harus menghadapi pengalaman seperti ini seorang diri," tulisnya.
"Aku menceritakan semua ini agar tidak ada lagi korban yang merasa sendirian dan agar kita semua bisa lebih waspada serta berani menuntut keadilan atas Tindakan seperti yang menimpaku," sambungnya.
Sashfir mengaku dia sudah berada dalam kondisi yang lebih stabil. "Dari titik inilah aku ingin berkata kepada kalian: pulih itu mungkin dan kalian tidak harus melewatinya seorang diri,” katanya. (ars/amr)