- Antara
Gen Z Dominasi 25 Persen Jemaah Haji, BPKH Ajak Anak Muda Mulai Perencanaan Finansial Syariah Sejak Dini
tvOnenews.com — Fenomena anak muda mendaftar haji di usia produktif kini makin menguat. Generasi Z (Gen Z) di Indonesia menunjukkan minat dan antusiasme tinggi untuk menunaikan ibadah haji lebih awal agar kondisi fisik tetap prima saat melakoni seluruh rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Harry Alexander membeberkan fakta mengejutkan bahwa saat ini sekitar 25 persen dari total jemaah haji Indonesia diisi oleh kalangan Gen Z dan milenial.
Perubahan demografi yang signifikan ini mendorong BPKH untuk terus memodernisasi dan menyesuaikan ekosistem layanan digital sesuai dengan preferensi anak muda.
"Karena hari ini jemaah haji 25 persen anak muda, Gen Z dan Gen Millennial. Anak muda ini ternyata hobinya, bahkan kadangkala harus mengeluarkan uang untuk membeli servis AI," kata Harry.
Berdasarkan data tabungan haji per Juli 2026, sebanyak 46 persen dari 7,8 juta nasabah tabungan haji di Bank Syariah Indonesia (BSI) didominasi oleh kalangan Gen Z dan anak-anak muda.
Langkah Gen Z mengambil porsi pendaftaran sejak dini dinilai sangat rasional. Mengingat durasi masa tunggu (waiting list) haji reguler di Indonesia saat ini membentang antara 11 hingga 47 tahun, mendaftar di usia 20-an menjadi opsi paling realistis agar saat giliran berangkat tiba, mereka berada dalam puncak kebugaran fisik.
Kendati demikian, fenomena Gen Z Berhaji ini bukan tanpa tantangan. Persyaratan setoran awal pendaftaran haji reguler sebesar Rp25 juta serta Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) reguler tahun 2026 yang menyentuh angka Rp54,19 juta kerap menjadi ganjalan utama.
Tantangan nyata bagi pekerja muda Gen Z umumnya berkutat pada manajemen keuangan tingkat awal (entry-level salary/UMR), gaya hidup konsumtif, serta masih terbatasnya tingkat literasi keuangan syariah.
Sinergi 8th IHFF 2026 & Edukasi Masif 'Gen Z Naik Haji'
Guna menjawab tantangan tersebut, BPKH menggelar 8th International Hajj Fund Forum (IHFF) 2026 pada 15 Oktober 2026 di Jakarta sebagai rangkaian Indonesia Shariah Economic Festival (ISEF) 2026.
Forum ini mengulas tata kelola dana kelolaan BPKH sebesar Rp185,73 triliun secara akuntabel, transparan, dan berkelanjutan antargenerasi.