news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi kabut asap di Sulawesi Tenggara.
Sumber :
  • Antara

Warga Sultra Waspada Kabut Asap sampai 22 Oktober, BMKG Imbau pakai Masker

Kabut asap terjadi di berbagai wilayah, salah satunya Sulawesi Tenggara. Dengan ini masyarakat diimbau selalu pakai masker.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Warga Sulawesi Tenggara (Sultra) perlu waspada kabut asap yang diprediksi terjadi sampai 22 Oktober mendatang. Kondisi yang bisa mempengaruhi kesehatan. 

Hal itu disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengimbau masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pakai masker. Ancaman asap pekat tetap ada sebab hotspot di wilayah Karhutla masih dalam pemadaman. 

Dalam keterangannya, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari Heri Purnomo saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan pantauan citra Satelit Himawari-9 menunjukkan kabut asap masih menyelimuti wilayah Sultra dan sekitarnya.

Asap Karhutla Bisa Picu Gangguan Kesehatan, Kemenkes Ingatkan 4 Kelompok yang Paling Rentan
Sumber :
  • Antara

Situasi yang bisa berdampak pada penurunan jarak pandang mendatar hingga di bawah lima kilometer. Warga sekitar pun diimbau berhati-hati dan tetap pakai masker.

"Hasil pengamatan stasiun UPT BMKG di Sultra seperti Baubau, Kendari, Ranomeeto, dan Pomalaa memantau adanya udara kabur akibat asap hingga pagi hari, namun menjelang sore dan malam hari kepekatannya berkurang dengan jarak pandang membaik menjadi 8–9 kilometer," ucap Heri.

Untuk pola angin secara umum, kata dia, bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 2–20 knot, yang membawa sebaran asap dari luar daerah seperti Papua Selatan, Maluku, dan sekitarnya, masuk ke wilayah Sultra bercampur dengan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lokal.

"Berdasarkan data satelit sensor VIIRS dan MODIS per 18 Oktober 2026, terdapat 189 titik panas (hotspot) di wilayah Sultra, dimana titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi terdeteksi di Kota Baubau, Kabupaten Bombana, Buton, Konawe Utara, dan Muna," katanya, dikutip dari Antara, Rabu (21/10/2026).

Bahkan indeks kualitas udara berdasarkan konsentrasi partisipatif PM2,5 di wilayah Sultra secara umum masih berada pada kategori baik hingga sedang.

Maka kondisi ini diprakirakan berulang hingga beberapa hari ke depan. Masyarakat tak perlu panik dan tetap berhati-hati. 

Berikut BMKG memprakirakan sebaran kabut asap kategori sedang berpotensi terjadi di Kabupaten Kolaka dan sebagian Bombana pada 20–21 Oktober, serta meluas ke Kota Kendari, Kolaka, Bombana, Kota Baubau, Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe, Muna, dan Muna Barat pada 22 Oktober.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:39
09:03
08:41
04:56
08:50
02:47

Viral