news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penampilan Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026) malam..
Sumber :
  • Antara

Menbud Fadli Zon Buka Suara soal Konser Andrea Bocelli: Indonesia Tetap Anti-Zionisme dan Sangat Dukung Palestina Merdeka

Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli menggelar konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10) malam.
Minggu, 1 November 2026 - 23:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli menggelar konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10) malam.

Konser yang berlatarkan kemegahan Candi Borobudur itu mampu memukau ribuan penonton sekaligus membawa pesan perdamaian dan solidaritas bagi masyarakat yang terdampak konflik khususnya anak-anak Palestina.

Melalui rangkaian konser Andrea Bocelli di Indonesia, promotor Shoemaker Live menginisiasi penggalangan dana dengan target penyaluran 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak di Palestina dan negara-negara lain yang terdampak konflik.

Menanggapi polemik tersebut, Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menegaskan bahwa sikap Indonesia terhadap Palestina tidak berubah, yakni menolak penjajahan, menentang Zionisme, dan mendukung kemerdekaan Palestina.

“Saya kira posisi Indonesia itu jelas, kita ini anti terhadap penjajahan, anti-Zionisme, dan saya kira kita sangat mendukung negara Palestina merdeka dan kita kira gak ada yang berubah dari sikap itu,” ujar Fadli kepada awak media dikutip Minggu (1/11).

Fadli juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi.

Menurutnya, informasi yang tidak akurat maupun hoaks berpotensi memperkeruh polemik yang berkembang di masyarakat.

Ia menyebut pihak promotor telah menyampaikan komitmen kepedulian terhadap anak-anak korban perang dan tragedi kemanusiaan termasuk anak-anak Palestina.

“Belum tentu akurat gitu ya, apalagi hoaks. Sangat mudah sekali tersebar dari informasi yang gak benar. Saya kira informasi ini harus kita dudukkan dahulu, dan kalau dari penjelasan (promotor) sejauh ini, pihak yayasannya itu mengatakan mereka juga mendukung kepada anak-anak yang jadi korban perang dan kemanusiaan termasuk anak-anak Palestina,” ucapnya.

Fadli mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya Andrea Bocelli tidak menunjukkan dukungan terhadap Zionisme.

“Kecuali memang dia jelas mendukung Zionisme, setahu saya tidak ada dukungan terhadap Zionisme dari pihak Andrea Bocelli. Mereka sudah menyampaikan itu, enggak ada dukungan terhadap itu,” tegasnya.

Di sisi lain, Founder Shoemaker Live, Prajna Murdaya mengatakan konser Andrea Bocelli memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertunjukan musik.

Menurutnya pesan perdamaian dan persatuan menjadi salah satu nilai yang ingin disampaikan melalui acara tersebut.

“Kami memahami bahwa bagi banyak orang, konser ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik. Ada kepedulian mendalam terhadap mereka yang harus menghadapi konflik dan kehilangan. Kami mendengarkan setiap pandangan tersebut dengan hati terbuka,” ujar Prajna.

Prajna memaparkan Andrea Bocelli juga ingin menyampaikan harapan akan perdamaian bagi masyarakat yang masih terdampak konflik. 

Salah satu lagu dalam pertunjukan tersebut didedikasikan untuk kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Sementara itu, Eva Pusppita Sari selaku penonton konser mengaku senang dapat melihat konser tersebut.

“Aku senang banget bisa datang ke konser Andrea Bocelli di 30th anniversary-nya, di salah satu keajaiban dunia di Borobudur,” ujar Eva saat ditemui di lokasi, Sabtu malam.

Menurut Eva menyaksikan Andrea Bocelli secara langsung di kawasan Candi Borobudur menjadi pengalaman yang telah lama dinantikannya.

Ia menilai kemegahan candi menghadirkan suasana berbeda dibandingkan konser yang digelar di gedung pertunjukan.

Eva juga menyebut Vivo per Lei sebagai salah satu lagu favoritnya. Pengalaman serupa dirasakan Astrid, penonton asal Jakarta. 

Ia mengaku tertarik menghadiri konser karena ingin menikmati perpaduan musik internasional dengan kekayaan budaya Indonesia.

Astrid juga mengapresiasi penyelenggaraan konser yang dinilainya memberikan kenyamanan bagi penonton, mulai dari area kedatangan hingga memasuki lokasi pertunjukan.

“Aku sangat terkesan. Ternyata Borobudur bisa membuat konser sedemikian rupa sehingga kita nyaman, bahkan dari masuk, datang sampai kita masuk ke venue-nya sangat nyaman,” ungkap Astrid.

Adapun setelah tampil di kawasan Candi Borobudur, Andrea Bocelli dijadwalkan melanjutkan rangkaian konsernya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa (3/11).

Dua pertunjukan Andrea Bocelli di Indonesia tersebut diproyeksikan menarik sekitar 16.000 penonton. (dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral