news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

AR (22) pelaku pembunuhan bayi berusia 20 bulan di toilet umum dekat Stasiun Kebayoran Lama.
Sumber :
  • Instagram @merekamjakarta

Pelaku dan Ibu Korban Saling Tunjuk saat Ditanya Polisi Soal Bungkus Jasad Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama

AR (pelaku) dan JM (ibu SF) saling tunjuk saat diinterogasi Kapolsek Kebayoran Lama terkait siapa yang memasukkan jasad korban pembunuhan ke dalam plastik.
Senin, 2 November 2026 - 04:22 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — AR (22) dan JM (19) saling tuduh saat diinterogasi Kapolsek Kebayoran Lama terkait siapa pihak yang memasukkan jasad korban SF ke dalam plastik kresek.

Diketahui bahwa AR merupakan pelaku pembunuhan terhadap bayi berusia 20 bulan yang notabene putri dari JM dengan cara dicelupkan ke dalam bak berisi air.

Toilet umum dekat Stasiun Kebayoran Lama mendadak geger ketika pihak kepolisian menggelar olah TKP atas aksi pembunuhan keji terhadap seorang bayi perempuan.

Pembunuhan sadis ini dilakukan AR (22) dengan latar belakang kekesalan terhadap SF, bayi berusia 20 bulan yang rewel setelah buang air besar (BAB) di toilet umum, Sabtu malam (31/10/2026).

Berdasarkan hasil olah TKP yang digelar Polsek Kebayoran Lama, AR menghilangkan nyawa SF dengan cara mencelupkan kepalanya ke dalam bak berisi air.

Ibu korban JM (19), awalnya mengira putri kecilnya tersebut meninggal dunia dikarenakan sakit, bukan dibunuh secara keji oleh suaminya, AR.

Lantaran keterbatasan biaya, AR dan JM sepakat bawa jasad korban dari Kebayoran Lama ke Benhil dengan ojek online untuk dikubur di semak-semak salah satu taman.

Pelaku dan Ibu Korban Saling Tunjuk

Polsek Kebayoran Lama di bawah pimpinan Kapolsek Kompol Seala Syah Alam dan Kanit Reskrim AKP Yuri kemudian mengungkap kasus pembunuhan ini.

Dalam olah TKP, Kapolsek Kompol Seala Syah Alam turun langsung ke lokasi dan mengamati dengan seksama. Ia juga memberikan beberapa pertanyaan saat reka adegan.

Pada kesempatan itu, Seala Syah Alam menanyakan siapa di antara pelaku dan ibu korban yang memasukkan jasad SF ke dalam plastik kresek.

JM, ibu balita korban pembunuhan di toilet umum Kebayoran Lama
Sumber :
  • Instagram @merekamjakarta

Sebelumnya, jasad SF ditemukan terkubur di dekat semak-semak sebuah taman di kawasan Benhil dengan dibungkus kain serta plastik kresek warna hitam.

Mendapat pertanyaan itu, baik pelaku maupun ibu korban yang merupakan suami-istri justru saling tunjuk dan lempar tanggung jawab.

“Yang bungkus ini dia nih, saya cuma ngegali doang,“ kata pelaku AR sambil menunjuk ibu korban, JM.

“Ya Allah, terus aja terus,” timpal JM dikutip dari Instagram @kabarjaksel24.

Pelaku AR bahkan meminta agar JM berkata jujur di hadapan para anggota kepolisian Polsek Kebayoran Lama. Ibu korban pada akhirnya mengaku.

“Yang bungkus dia bu, saya cuma masukin. Udah jujur aja kenapa sih, yang megang plastik siapa?,“ pinta pelaku kepada JM.

“Saya jelasin ya bu ya, pertama kan dia megang plastik nih, kata saya pake kain aja,“ jelas JM kepada Kapolsek Kebayoran Lama.

“Nah dia kan megang plastik nih, dia bilang 'udah gapapa masukin', kamu juga yang ngikat, astaghfirullahaladzim,“ bebernya.

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral