- Instagram DPP PKB
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia
tvOnenews.com - Kabar duka datang dari keluarga besar mantan Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Fatih Waluyo Wahid, yang akrab disapa Gus Firry, meninggal dunia pada Minggu (1/11/2026).
Kepergian Gus Firry menyisakan duka bagi keluarga, kerabat, serta sejumlah tokoh nasional.
Kabar meninggalnya mantan Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan tersebut turut disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui akun Instagram resminya.
"Keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa turut berduka cita atas wafatnya Fatih Waluyo Wahid (Gus Firry)," tulis akun tersebut.
"Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, menerima amal ibadahnya, serta menempatkannya di surga terbaik. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. Al-Fatihah," tambahnya.
Lantas, seperti apa profil dan perjalanan karier Fatih Waluyo Wahid atau Gus Firry?
Profil Fatih Waluyo Wahid
Fatih Waluyo Wahid merupakan putra dari dr. KH Umar Wahid, adik kandung Gus Dur.
Dengan demikian, Gus Firry merupakan keponakan kandung Presiden ke-4 Republik Indonesia tersebut.
Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki latar belakang pendidikan hukum serta pengalaman panjang dalam bidang kebijakan publik, hubungan pemerintahan, dan tata kelola kelembagaan.
Mengutip informasi profil pendidikannya di Linkedin, Gus Firry merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad).
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana hukum atau S.H. pada 2006.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke University of Canberra, Australia, dan meraih gelar Master of Laws (LL.M.) dengan konsentrasi International Business, Trade, and Tax Law pada 2007.
Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bekal bagi Gus Firry untuk berkarier di bidang hukum, kebijakan publik, serta hubungan antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
Perjalanan Karier Fatih Waluyo Wahid
Sebelum dikenal sebagai salah satu pejabat BPJS Kesehatan, Fatih Waluyo Wahid telah memiliki pengalaman bekerja di sejumlah lembaga pemerintahan dan perusahaan nasional maupun internasional.
Salah satu perjalanan karier pentingnya dimulai di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Berdasarkan rekam jejak profesionalnya, ia pernah menjabat sebagai Koordinator Tim Staf Ahli Komisi IX DPR RI pada November 2007 hingga Oktober 2014.
Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab mengoordinasikan dan mengawasi tim tenaga ahli yang mendukung pelaksanaan tugas Komisi IX DPR RI.
Komisi IX sendiri memiliki lingkup kerja yang berkaitan dengan kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, serta pengawasan program jaminan sosial.
Pengalaman tersebut membuatnya banyak terlibat dalam pembahasan kebijakan, termasuk persoalan kesehatan dan jaminan sosial nasional.
Salah satu peran yang pernah dijalaninya adalah menjadi koordinator tim asistensi pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) BPJS di DPR pada 2010–2011.
Setelah berkarier di lingkungan parlemen, Gus Firry juga memperluas pengalamannya di sektor swasta, terutama pada bidang hubungan pemerintahan dan kebijakan publik.
Pada Maret 2013 hingga Agustus 2017, ia bekerja sebagai Government Relations Analyst di BowerGroupAsia.
Di perusahaan konsultan kebijakan dan hubungan pemerintahan tersebut, ia terlibat dalam analisis regulasi serta penyusunan strategi bagi perusahaan dalam menghadapi perubahan kebijakan di Indonesia.
Kariernya kemudian berlanjut di perusahaan farmasi internasional Novartis. Pada Agustus 2017 hingga September 2018, ia menjabat sebagai Government Affairs and Patient Relations Manager.
Dalam posisi tersebut, ia berperan menyusun strategi hubungan pemerintahan sekaligus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan kelompok pasien.
Selanjutnya, ia bergabung dengan Gojek pada September 2018.
Ia mengawali posisinya sebagai Public Policy and Government Relations Senior Manager hingga Januari 2020, sebelum dipercaya menjadi Head of Stakeholder Engagement sampai Agustus 2021.
Pengalaman di bidang hubungan pemerintahan kembali berlanjut ketika ia bergabung dengan RedDoorz sebagai Director of Government Relations pada Agustus 2021 hingga Februari 2023.
Setelah itu, ia dipercaya menjabat sebagai Head of Public Policy Indonesia di ByteDance pada Februari 2023 hingga November 2024.
Dalam perjalanan berikutnya, Gus Firry juga tercatat memiliki pengalaman sebagai Senior Advisor di Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Salah satu posisi penting dalam perjalanan karier Fatih Waluyo Wahid adalah ketika dipercaya menjadi bagian dari jajaran Direksi BPJS Kesehatan.
Pada 19 Februari 2026, namanya ditetapkan sebagai salah satu direktur BPJS Kesehatan untuk periode 2026–2031.
Ia mengemban jabatan sebagai Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari pembentukan jajaran direksi baru BPJS Kesehatan untuk memperkuat tata kelola dan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam perjalanan profesionalnya, Gus Firry dikenal memiliki pengalaman yang berkaitan erat dengan kebijakan kesehatan, regulasi, serta koordinasi antarlembaga.
Pengalaman bekerja di DPR, perusahaan farmasi, hingga sejumlah perusahaan teknologi dan layanan digital turut menjadi bagian dari rekam jejaknya sebelum menduduki posisi strategis di BPJS Kesehatan.
Dengan latar belakang tersebut, Fatih Waluyo Wahid dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman lintas sektor, khususnya dalam bidang kebijakan publik dan hubungan pemerintahan.
Kepergiannya pada Minggu (1/11/2026) menjadi kehilangan bagi keluarga dan orang-orang yang pernah bekerja bersama almarhum.
(tsy)