- Opi Riharjo/tvOne
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil
Indramayu, tvOnenews.com - Kronologi perampokan sekaligus pembunuhan istri seorang pengacara di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (2/11/2026).
Istri seorang pengacara itu bernama Hj. Komariah (45) dilaporkan dianiaya hingga diculik oleh pelaku perampokan.
Komariah, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (3/11/2026).
- Opi Riharjo/tvOne
Kronologi
Perampokan sekaligus pembunuhan ini terungkap ketika anak korban pulang sekolah. Saat itu, Komariah tidak berada di rumah.
Sang anak semula mengira ibunya sedang keluar untuk suatu keperluan. Namun, hingga malam tiba, Komariah tak kunjung pulang.
Kekhawatiran membuat anak korban menghubungi pamannya. Ketika mendatangi rumah tersebut, sang paman mendapati kondisi yang jauh dari biasanya.
Rumah berantakan, bercak darah terlihat di sejumlah bagian, termasuk kamar korban. Sementara itu, Komariah tidak ditemukan di tempat.
Kabar tersebut segera disampaikan kepada suami korban, dan melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.
Dudung Badrun, suami korban menjelaskan, peristiwa tragis itu diperkirakan terjadi antara rentang waktu pagi hingga siang hari, saat istrinya tengah seorang diri di rumah.
Dudung mengungkapkan, pada Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB, sang istri sempat meminta uang kepadanya sebesar Rp3,5 juta untuk berbelanja ke Cirebon bersama teman-temannya.
"Kemudian jam 06.00 WIB, anak saya yang bungsu pergi ke sekolah, dan jam 08.00 WIB saya pergi kerja, sedangkan istri saya waktu itu sedang siap-siap menunggu temannya," ujar Dudung.
Ia mengaku tidak pernah menduga istrinya akan mengalami kejadian semacam itu.
Dudung juga menyebut istrinya biasa memberikan pekerjaan kepada sejumlah warga sekitar.
"Saya tidak menduga ada yang niatan busuk," tuturnya.
"Satu unit Mitsubishi hilang, bercak darah, dan juga di kamar, lemarinya terbongkar," ujar Dudung.
Ia menyebut istrinya biasa menyimpan uang tunai hingga ratusan juta rupiah. Selain itu, sejumlah perhiasan, mulai dari gelang hingga cincin, juga raib.
"Kalau emas, mungkin ya setengah kilo sih ada lah, ada gelang, ada cincin, macam-macam itu. Dan itu sudah raib," katanya.