- Tangkapan layar YouTube Herri Pras/ YouYube Uya Kuya
Pesan Bijak Habib Bahar untuk Herri Pras yang Kini Viral sampai Digeruduk OTK
Jakarta, tvonenews.com- Kontroversi konten kreator Herri Pras menuai perhatian publik. Hal ini juga disorot Habib Bahar yang dikenal sebagai pendakwah mengingatkan bahayanya mencela.
Dalam pesannya, Habib Bahar menyampaikan pesan bijak untuk persoalan Herri Pras yang viral sampai digeruduk orang tidak dikenal (OTK). Sebab, ia dinilai kerap menyinggung para tokoh agama sehingga memicu pro dan kontra.
"konten yang mengajak kepada hal-hal yang baik dan mencegah dari pada hal yang buruk. Si Herri Pras ini konten-kontennya banyak menghina, mencaci, dan menggunjing para ulama, kyai dan habib," katanya kepada tvonenews.com, Selasa (3/11/2026).
- YouTube HERRI PRAS
Lebih lanjut, Habib Bahar menyampaikan Herri Pras sebaiknya bisa mengedukasi dalam berkonten. Sudah seharusnya, menyiarkan hal kebaikan untuk semua konten kreator, katanya.
"bagi para konten kreator melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi orang lain dalam konten-kontennya. Sehingga bisa bermanfaat dan orang yang melihatnya diberbagai media sosial bisa mengambil kebaikan dan manfaat," jelas Habib Bahar.
Dengan begitu, Habib Bahar mengimbau agar tidak mencela atau menyebar fitnah. Pasalnya, tokoh agama atau ulama yang memiliki ilmu dan sebagai konten kreator yang bijak dalam mengkritik.
"cara yang baik bukan dengan hinaan dan cacian dia ulama bukan, orang berilmu bukan, terus sok-sokan mau menghakimi para ulama yang jauh berilmu dan derajatnya di tinggikan oleh Allah karena ilmu, fitnah itu tertidur dan celakalah orang-orang yang membangunkannya," pesannya.
Untuk diketahui, Herri cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator diduga pernah menyinggung sosok penceramah Indonesia, Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ustaz Adi Hidayat (UAH) dengan sebutan "setan bisu".
Salah satu video yang viral menuai kecaman. "Adi Hidayat adalah sosok setan bisu, bukan hanya adi hidayat, tapi juga ustaz Abdul Somad yang bisu," ucap Herri dikutip dari tribun_video.
Polemik itu kemudian berkembang hingga muncul sejumlah orang mendatangi kediamannya pada Senin, 2 November 2026.
Video rombongan tersebut beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.