news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

YouTuber Herri Pras dan Pendakwah Habib Bahar bin Smith.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Herri Pras/ YouYube Uya Kuya

Pesan Bijak Habib Bahar untuk Herri Pras yang Kini Viral sampai Digeruduk OTK

Dikenak sebagai konten kreator kontroversi, Herri Pras digeruduk sejumlah orang yang mendatangi kediamannya pada Senin, 2 November 2026. Kini kasusnya didalami.
Rabu, 4 November 2026 - 09:53 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com- Kontroversi konten kreator Herri Pras menuai perhatian publik. Hal ini juga disorot Habib Bahar yang dikenal sebagai pendakwah mengingatkan bahayanya mencela.

Dalam pesannya, Habib Bahar menyampaikan pesan bijak untuk persoalan Herri Pras yang viral sampai digeruduk orang tidak dikenal (OTK). Sebab, ia dinilai kerap menyinggung para tokoh agama sehingga memicu pro dan kontra.

"konten yang mengajak kepada hal-hal yang baik dan mencegah dari pada hal yang buruk. Si Herri Pras ini konten-kontennya banyak menghina, mencaci, dan menggunjing para ulama, kyai dan habib," katanya kepada tvonenews.com, Selasa (3/11/2026).

Herri Pras
Sumber :
  • YouTube HERRI PRAS

Lebih lanjut, Habib Bahar menyampaikan Herri Pras sebaiknya bisa mengedukasi dalam berkonten. Sudah seharusnya, menyiarkan hal kebaikan untuk semua konten kreator, katanya.

"bagi para konten kreator melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi orang lain dalam konten-kontennya. Sehingga bisa bermanfaat dan orang yang melihatnya diberbagai media sosial bisa mengambil kebaikan dan manfaat," jelas Habib Bahar.

Dengan begitu, Habib Bahar mengimbau agar tidak mencela atau menyebar fitnah. Pasalnya, tokoh agama atau ulama yang memiliki ilmu dan sebagai konten kreator yang bijak dalam mengkritik.

"cara yang baik bukan dengan hinaan dan cacian dia ulama bukan, orang berilmu bukan, terus sok-sokan mau menghakimi para ulama yang jauh berilmu dan derajatnya di tinggikan oleh Allah karena ilmu, fitnah itu tertidur dan celakalah orang-orang yang membangunkannya," pesannya.

Untuk diketahui, Herri cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator diduga pernah menyinggung sosok penceramah Indonesia, Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ustaz Adi Hidayat (UAH) dengan sebutan "setan bisu".

Salah satu video yang viral menuai kecaman. "Adi Hidayat adalah sosok setan bisu, bukan hanya adi hidayat, tapi juga ustaz Abdul Somad yang bisu," ucap Herri dikutip dari tribun_video.

Polemik itu kemudian berkembang hingga muncul sejumlah orang mendatangi kediamannya pada Senin, 2 November 2026.

Video rombongan tersebut beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.

Akhirnya, Konten kreator itu pun kini menempuh jalur hukum untuk memproses kejadian di rumahnya.

Pernyataan Herri Pras

Terkait perkara ini, Herri Pras menyampaikan pernyataan lengkap setelah mengalami dugaan kekerasan fisik di rumahnya sendiri. Konten kreator yang juga dikenal sebagai guru bela diri itu, mengaku tidak membalas pukulan saat kejadian.

Herri Pras itu pun langsung menelepon Polisi atas kejadian yang menimpa dirinya di Malam hari sekitar pukul 20.00 WIB.

"terkait kejadian yang menimpa kami, sekelompok orang datang dengan mobil berplat merah mereka main hakim sendiri. Awal mula di jam 8 lebih banyak orang, orang datang mengetuk pintu dan teriak-teriak memanggil nama saya dan saya keluar layaknya saya menyambut tamu," katanya dikutip dari youtubenya, Selasa (3/11/2026).

Diketahui sebelum terjadinya kekerasan fisik, ia sempat mendapatkan tantangan dari orang tidak dikenal (OTK) yang mendatangi rumahnya tersebut.

Tantangan duel ditolak olehnya, namun tidak diterima sama OTK yang datang hingga aksi kekerasan pun terjadi. Herri mengaku mendapatkan pukulan di bagian ulu hati sampai terjatuh.

"tapi yag terjadi malah mereka menantang saya untuk duel. setelah kasih jawaban untuk tidak ikut duel tanpa alasan yang kuat, terlebih saya punya dua syarat untuk memenuhi tantangan tersebut, mereka tetap memaksa dan akhirnya salah satu mereka lakukan kekerasan kepada saya dengan menendang perut saya sampai terjatuh, lalu saya bangun," sambung Herri Pras.

"dilanjut saudara C melakukan hal yang sama memukul dan menendang saya, ulu hati dan masuk ke rumah, lalu saya masuk dan menutup pintu dan saya pun menelepon polisi dan mereka tetap menggedor dan memanggil saya di depan pintu," bebernya.(klw)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral