news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi bullying.
Sumber :
  • pexels.com/Mikhail Nilov

Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Dalam narasinya, @multhia67 mengungkapkan kekecewaannya karena menilai SD Labschool Cibubur mengambil keputusan yang dianggap kurang tepat dalam kasus ini.
Jumat, 6 November 2026 - 20:17 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Media sosial belakangan ini dihebohkan dengan perbincangan hangat mengenai dugaan kasus perundungan yang terjadi di lingkungan SD Labschool Cibubur.

Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik luas lantaran melibatkan anak berkebutuhan khusus (ABK) yang disebut-sebut baru berusia sekitar 6 tahun sebagai terduga pelaku.

Isu sensitif ini dengan cepat menyebar dan memicu perdebatan panjang di berbagai platform digital, khususnya di kalangan para orangtua murid.

 

Kasus tersebut mula-mula mencuat dan menyita perhatian netizen di media sosial setelah pemilik akun Threads @multhia67 membagikan cerita serta kronologinya secara terbuka.

Berdasarkan informasi yang dibagikan olehnya, pemilik akun @multhia67 diketahui merupakan salah satu ibu dari total 16 siswa yang disebut-sebut menjadi korban dalam perundungan tersebut.

"HARI RABU KEMARIN SAYA TIDAK DIBERIKAN HAK BIACARA JADI SAYA TULIS DI SINI APA YANG SAYA MAU. Labschool bukanlah SEKOLAH INKLUSI yang dalam hal ini erat kaitannya dengan SHADOW TEACHER," tulis akun tersebut, dimana kini unggahannya telah dihapus, dikutip Jumay (6/11/2026).

Dalam narasinya, @multhia67 mengungkapkan kekecewaannya karena menilai pihak sekolah justru mengambil keputusan yang dianggap kurang tepat dalam menangani persoalan ini.

Menurut pandangannya, terduga pelaku justru dikembalikan begitu saja ke dalam ruang kelas bersama siswa lainnya.

Ia dengan tegas berpendapat bahwa ruang kelas bukanlah tempat yang ideal untuk dijadikan lokasi observasi bagi anak yang menunjukkan perilaku problematik.

"Lucu sekaliii saudara sebangsa, anak 6 th pelaku rundung malah dikembalikan ke kelas dan dengan observasi setelah di lakukan pemisahan selama 6 minggu."

"Total korban yg awal nya 14, skrg bertambah jadi 16 anak dan teman 1 kelas nya semua termasum anak gw."

"Itu sekolah bukan lg ranah rehabilitasi dan ruang kelas bukan tempat trial atau observasi anak problematik. Kenapa pihak sekolah ngotot sekali membalikan itu 'pelaku' ke dalam kelas," tulis akun tersebut.

Tidak hanya itu, @multhia67 juga mengklaim bahwa pihak sekolah terkesan mengabaikan kondisi psikis serta mental dari siswa-siswa lainnya yang menjadi korban.

Viral kasus bullying di SD Labschool Cibubur
Sumber :
  • Threads/multhia67

Ketegangan kian memuncak ketika para orangtua murid, baik dari pihak korban maupun terduga pelaku perundungan, diundang untuk menghadiri agenda diskusi bersama pihak sekolah.

Kendati demikian, menurut keterangan @multhia67, para orangtua dari 16 siswa korban tersebut justru tidak diberikan kesempatan atau hak untuk berbicara secara leluasa.

Situasi semakin pelik karena orangtua terduga pelaku dilaporkan tidak mampu menjawab berbagai pertanyaan krusial yang diajukan oleh wali murid korban dalam forum tersebut.

"Hak kami berbicara saja tidak di berikan, dan papih anak saya berbicara pun tidak bisa di jawab oleh papah nya pelaku rundung. Yang menjawab selalu pihak sekolah," lanjutnya.

Menghadapi jalan buntu di tingkat institusi pendidikan, persoalan ini akhirnya dibawa ke ranah hukum. Menurut keterangan lanjutan dari @multhia67, kasus dugaan perundungan di SD Labschool Cibubur ini sudah ditangani secara resmi oleh Polresta Metro Bekasi Kota.

Ia juga menyebutkan bahwa pihak wali kelas yang bersangkutan telah dipanggil oleh kepolisian guna memberikan klarifikasi mendalam terkait penanganan awal di sekolah.

"Kasus ini juga sudah di tangani oleh Polresta Metro Bekasi Kota, CCTV sekolah sudah di ambil penyidik dan wali kelas sudah di panggil ke polres untuk klarifikasi dan pemeriksaan."

"Jadi saya bersuara di sini dan kenapa sampai pihak sekolah mengeluarkan surat pernyataan resmi, sudah sangat amat jelas semua bukti dll nya," tulis @multhia67. (ism)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral