news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pesawat.
Sumber :
  • Istimewa

Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai Beberkan Modus WN China Curi Uang Rp14 Juta Penumpang Australia di Pesawat Jakarta-Bali

Polisi mengungkap 2 WN China menunggu kelengahan penumpang Australia untuk melakukan pencurian uang tunai Rp14 juta dalam penerbangan pesawat rute Jakarta-Bali.
Minggu, 8 November 2026 - 05:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, AKBP I Made Hendra Agustina mengungkap modus kasus pencurian dua warga negara asing (WNA) asal China berinisial LDJ (31) dan LZ (28) di dalam kabin pesawat (inflight theft) rute domestik Jakarta-Bali.

Dua WNA asal China itu mencuri uang tunai milik penumpang asal Australia berinisial JAPB (22) sebesar USD 800 atau sekitar Rp14,4 juta. Aksi pencurian tersebut berlangsung dalam penerbangan pesawat Batik Air ID 6508 rute Jakarta (CGK) menuju Denpasar, Bali (DPS) pada Minggu (1/11/2026).

Berdasarkan dari keterangan saksi, Hendra menjelaskan, aksi ini bermula ketika para pelaku mulai melancarkan aksinya berpura-pura sebagai penumpang pesawat. Saat itu WNA asal China tersebut menentukan korbannya secara acak.

"Yang bersangkutan ketika memasuki pesawat, itu langsung mengamati barang-barang bawaan penumpang yang terlihat mewah," ujar Hendra saat dihubungi tvOne, Sabtu (7/11/2026).

WN Australia Jadi Target

Di momen itu, kedua pelaku langsung menemukan penumpang yang menjadi sasaran aksi pencurian mereka, yakni penumpang berkebangsaan Australia. Sebab, korban terlihat membawa barang mewah.

"Itu bisa kita lihat dari tas korban dengan merek tertentu itu yang menjadi titik awal para pelaku menentukan targetnya," terangnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, siasat licik yang dilakukan oleh kedua pelaku setelah memasuki pesawat. Mereka sempat melakukan pengamatan atau pemantauan terhadap korban.

Aksi pencurian kemudian terjadi saat korban berpindah tempat duduk ke bagian belakang pesawat. Situasi ini mendorong LDJ menggasak uang dari dalam tas korban yang disimpan di kompartemen kabin.

Hendra menambahkan, uang hasil curian tersebut disembunyikan di balik kajet hitam yang dikenakan LDJ.

"Dari hasil penyelidikan sementara, itu pelaku menunggu kelengahan korban. Ketika korban lengah pada saat tertidur di pesawat, kedua pelaku mulai menjalankan aksinya," jelasnya.

Sayangnya aksi mereka sempat terekam kamera seorang penumpang yang mencurigai gelagat dua WNA asal China tersebut. Setelah mendarat di Bali sekitar pukul 09.40 Wita, korban yang berprofesi sebagai disk jockey (DJ) mengaku telah kehilangan uang tunai sebesar USD 1.500 atau sekitar Rp27 juta.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral