news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

bocah 3 tahun tewas akibat senapan angin di Purworejo.
Sumber :
  • Tim tvOne

Kronologi Peluru Senapan Angin Tembus Kepala Balita 3 Tahun di Purworejo

Saat itu sang kakak mengambil senapan angin jenis paser yang disimpan di atas lemari, kemudian  menembakkannya ke kasur. Saat itulah adiknya lewat sehingga terkena bagian kepalanya.
Minggu, 19 September 2021 - 08:24 WIB
Reporter:
Editor :

Purworejo - Bocah 3 tahun VO meregang nyawa karena tidak sengaja tertembak senapan angin yang dipegang sang kakak KA (10) pada Sabtu (18/9). Berikut Kronologi kejadian yang disampaikan Kepala Desa, Sukirman kepada tim tvOnenews.

Peristiwa naas itu terjadi pada Rabu (15/9) lalu. Saat itu kedua kakak beradik VO (3) dan KA (10) berada di rumah sementara kedua orang tuanya bekerja. Menurut Kepala desa tempat tinggal korban, Sukirman, peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 14.00 wib.

"Kejadian detailnya tidak ada yang tahu karena anak cuma berdua karena ditinggal kerja," ungkap Sukirman saat diwawancara tim tvOne, Sabtu (18/9).

Menurut Sukirman, berdasarkan laporan orang tua korban, sang kakak menelpon ibunya karena panik melihat kondisi sang adik sudah tidak sadarkan diri, karena tidak sengaja tertembak senapan angin yang dipegangnya.

Diketahui sang kakak mengambil senapan angin yang disimpan dari atas lemari. "Senjata sudah disimpan diatas lemari. Namanya anak tidak ada yang mengawasi," tambahnya.

Saat itu sang kakak mengambil senapan angin jenis paser yang disimpan di atas lemari, kemudian  menembakkannya ke kasur. Saat itulah adiknya lewat sehingga terkena bagian kepalanya.

Korban pun langsung dibawa ke RSUD Tjitrowardojo Purworejo, hingga kemudian dirujuk ke RSUD Tidar Magelang. Saat itu kondisi korban sudah koma namun sempat mendapat perawatan.

"Kondisi anak sudah koma dan dirujuk ke RSUD Tidar Magelang. Kejadian Rabu (15/9) dan Sabtu kemarin (18/9) pagi jam 5 meninggal," tambahnya.

Sukirman menegaskan pada kasus ini tidak ada unsur kriminal dan murni musibah.

Saat ini kakak korban berada di rumah kerabatnya, karena mempertimbangkan psikologi anak yang sangat shock dan terus menangis. 

Pihak kepolisian dari Polres Purworejo belum bisa memberikan keterangan resmi kepada awak media, karena disebabkan pertimbangan panjang dalam kasus masih dalam proses penyelidikan. Ner/Eddy Suryana 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:33
08:50
04:21
09:17
15:03
01:27

Viral