news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ukraina.
Sumber :
  • Al Jazeera

Bukan Hamas, Ukraina Dukung Penuh Israel di Perang Badai Al Aqsa

Bagi Valentina Boyko, apa yang terjadi di Ukraina dan Israel sangat mirip. “Kami diserang. Mereka diserang. Kedua serangan tersebut dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan merupakan pengkhianatan,” kata warga Kyiv tersebut kepada Al Jazeera, merujuk pada invasi Rusia ke tanah airnya dan perang Hamas-Israel yang dimulai pada hari Sabtu.
Rabu, 11 Oktober 2023 - 07:03 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Hanya beberapa meter darinya, tergeletak di salah satu lempengan beton yang mengelilingi kedutaan Israel di Kyiv, terdapat bunga segar dan potongan kertas bertuliskan “Doa untuk Israel” dalam bahasa Inggris dan Ukraina.

Pendapat Boyko juga diamini oleh banyak orang di Ukraina, meskipun Tel Aviv menolak menyediakan sistem pertahanan udara ke Kyiv dan memberikan sanksi kepada Moskow, serta langkah-langkah Israel untuk menangguhkan sementara perjalanan bebas visa bagi warga Ukraina dan membatasi kedatangan pengungsi.

Ikatan bersejarah tampaknya lebih kuat dibandingkan perselisihan yang ada saat ini. Satu abad yang lalu, wilayah yang sekarang disebut Ukraina adalah rumah bagi salah satu diaspora Yahudi Ashkenazi terbesar dan tempat lahirnya Hasidisme, sebuah doktrin reformis dalam Yudaisme.

Volodymyr Zelenskyy, yang memenangkan kursi kepresidenan Ukraina pada tahun 2019 dengan kemenangan telak terbesar dalam sejarah negara itu, dan beberapa anggota kabinetnya bangga dengan akar Yahudi mereka.

“Saya memiliki darah Yahudi. Dan saya presiden. Dan tidak ada yang peduli, kan?” Zelenskyy mengatakan kepada The Times of Israel pada tahun 2020.

Fakta dan ungkapan tersebut tampaknya mustahil bagi Nikolai Gogol, penulis paling terkenal di Ukraina, yang menggambarkan bagaimana orang Cossack membunuh orang Yahudi dengan kekejaman yang biasa dan tidak dipikirkan dengan matang.

Namun, warisan Zelensky tidak menjamin persetujuan besar warga Israel atas apa pun yang ia katakan dan lakukan.

Pidatonya pada bulan Maret 2022 di depan anggota parlemen Israel dikecam karena membandingkan perang Rusia-Ukraina dengan Holocaust dan kritik pedasnya terhadap hubungan Israel-Rusia.

Namun, ketika perang dengan Rusia mendekati hari ke-600 dan aneksasi Krimea mendekati hari jadinya yang ke-10, banyak warga Ukraina yang melihat Israel sebagai negara yang tetap berkembang meskipun terjadi konflik selama puluhan tahun dan negara yang memiliki persenjataan canggih dan badan intelijen yang meminimalkan risiko kerugian warga sipil.

Gagasan tersebut terbukti ketinggalan jaman pada hari Sabtu, ketika Hamas melancarkan serangan mendadak terhadap Israel dari Jalur Gaza, membunuh dan menculik ratusan orang dan membuat intelijen dan militer Israel lengah.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral