news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Dari Musik Lokal ke Budaya Global: Dangdut Indonesia dan Ekspansinya ke Asia.
Sumber :
  • Istockphoto

Dari Irama Musik Lokal ke Budaya Global: Dangdut Indonesia dan Bagaimana Ekspansinya ke Asia Tenggara

Di negara-negara maju, dangdut mulai dipelajari sebagai fenomena budaya populer, bahkan diadaptasi dalam bentuk eksperimen musik elektronik dan etnik modern
Minggu, 18 Januari 2026 - 21:35 WIB
Reporter:
Editor :

Lagu tersebut mencerminkan kecenderungan dangdut modern yang mengedepankan lirik sederhana dengan aransemen yang mudah diterima lintas usia. Sementara itu, lagu “Ngapurane Awakku” merupakan karya personal yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, dengan aransemen awal dari Rag/BT. 

Lagu yang dirilis pada 2022 ini kemudian mengalami pembaruan aransemen pada 2025 dengan pendekatan Ambyaran, sebuah gaya yang menggabungkan nuansa koplo, pop Jawa, dan sentuhan emosional yang kuat.

Pendekatan Ambyaran dipilih karena saat ini berkembang pesat di kawasan Asia Tenggara. Popularitas musisi seperti NDX AKA, Denny Caknan, dan Happy Asmara menunjukkan bahwa subgenre ini mampu menjangkau pendengar lintas wilayah, termasuk audiens non-Indonesia. 

Dalam konteks internasional, Ambyaran dapat dipahami sebagai adaptasi dangdut terhadap selera regional yang lebih luas. Penampilan di Singapura diposisikan sebagai salah satu langkah awal untuk memperluas jejaring dan membuka kemungkinan kerja sama internasional. 

Wacana kolaborasi lintas genre dan lintas negara juga menjadi bagian dari arah pengembangan karier, sejalan dengan tren global yang mendorong percampuran musik tradisional dan modern. Salah satunya dengan produser dunia seperti Alan Walker, dengan memadukan karakter musik elektronik dengan warna vokalnya yang khas.

Secara keseluruhan, kehadiran dangdut Indonesia di panggung internasional, mencerminkan proses panjang musik ini dalam menegosiasikan identitasnya. Dari musik rakyat lokal hingga bagian dari percakapan budaya global, dangdut terus bergerak mengikuti zaman tanpa kehilangan akar budayanya. (udn)
 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral