- YouTube/GitaWirjawan
Dari Bank Dunia ke Epstein Files: Mengapa Nama Sri Mulyani Tercantum di justice.gov/epstein ?
Kliping kedua memiliki konteks serupa, yakni membahas isu lingkungan dan pembangunan global, bukan perkara hukum atau hubungan personal dengan Epstein. Meski demikian, karena kliping tersebut masuk dalam koleksi dokumen justice.gov/epstein, nama Sri Mulyani ikut terbaca publik saat arsip dibuka secara luas.
Tidak Ada Kaitan dengan Kasus Jeffrey Epstein
Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa arsip justice.gov/epstein berisi lebih dari:
-
3 juta halaman dokumen
-
180.000 foto
-
2.000 video
Dokumen tersebut mencakup laporan FBI, transkrip pengadilan, email, catatan perjalanan, hingga kliping media. Artinya, tidak semua nama yang tercantum memiliki hubungan langsung dengan Epstein atau kasus pidana yang menjeratnya.
Dalam konteks Sri Mulyani, tidak ada satu pun dokumen di justice.gov/epstein yang mengaitkannya dengan aktivitas ilegal, relasi pribadi, maupun transaksi dengan Epstein. Seluruh penyebutan namanya berada dalam ranah pekerjaan profesional di lembaga internasional.
Tokoh Indonesia Lain Juga Tercantum di justice.gov/epstein
Selain Sri Mulyani, sejumlah tokoh Indonesia lainnya juga tercantum dalam basis data justice.gov/epstein, dengan konteks yang berbeda-beda. Nama-nama tersebut muncul dalam laporan bisnis, kliping media, maupun dokumen analisis ekonomi dan politik.
Di antaranya:
-
Pengusaha nasional yang disebut dalam dokumen properti internasional
-
Tokoh politik Indonesia yang muncul dalam laporan media asing
-
Nama mantan presiden Indonesia yang tercantum dalam proposal buku dan kajian sejarah
Namun hingga kini, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan langsung antara tokoh-tokoh tersebut dengan Jeffrey Epstein. Penyebutan nama mereka semata-mata karena arsip media dan dokumen umum ikut dimasukkan ke dalam koleksi besar yang dipublikasikan melalui justice.gov/epstein.
Mengapa Banyak Nama Publik Muncul di justice.gov/epstein?
Rilis besar-besaran ini dilakukan setelah disahkannya Epstein File Transparency Act pada November 2025. Tujuannya adalah membuka akses publik terhadap seluruh dokumen yang sebelumnya tertutup, termasuk arsip yang hanya bersifat administratif, jurnalistik, atau institusional.
Akibatnya, banyak nama tokoh dunia yang muncul di justice.gov/epstein, meskipun tidak memiliki keterkaitan dengan tindak pidana Epstein. Nama mereka tercantum karena: