news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jet tempur milik Pakistan dilaporkan jatuh tertembak di Provinsi Nangarhar, Afghanistan..
Sumber :
  • X @dezpeterz24

Jet Tempur Pakistan Ditembak Jatuh di Afghanistan, Pilotnya Jadi Tawanan

Ketegangan di wilayah perbatasan Asia Selatan kembali memanas setelah sebuah jet tempur milik Pakistan dilaporkan jatuh tertembak di Provinsi Nangarhar, Afghanistan. 
Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:33 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan di wilayah perbatasan Asia Selatan kembali memanas setelah sebuah jet tempur milik Pakistan dilaporkan jatuh tertembak di Provinsi Nangarhar, Afghanistan

Kabar ini dikonfirmasi oleh portal berita Ariana yang mengutip pernyataan resmi dari juru bicara Korps Angkatan Darat Khalid ibn Walid ke-201.

Berdasarkan laporan tersebut, pesawat militer itu jatuh di kawasan distrik kota keenam Jalalabad, yang merupakan ibu kota provinsi setempat. 

Tak hanya kehilangan armada, pihak Pakistan juga harus menghadapi kenyataan bahwa pilot dari pesawat tersebut telah ditawan oleh pasukan keamanan Afghanistan.

Meski membenarkan adanya insiden tersebut, pihak Kepolisian Nangarhar masih menutup rapat detail teknis maupun kronologi lanjutan mengenai jatuhnya pesawat jet tersebut.

Peristiwa dramatis ini terjadi di tengah situasi diplomatik yang kontradiktif. Pasalnya, hanya sehari sebelum insiden ini, tepatnya pada Jumat (27/2), Pemerintah Afghanistan sebenarnya menyatakan keinginan untuk meredakan tensi melalui jalur diplomasi di tengah seringnya terjadi gesekan di wilayah perbatasan kedua negara.

Dalam sebuah pernyataan resmi di kota Kandahar, juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, sempat menekankan pentingnya menahan diri.

"Kami telah berulang kali menekankan solusi damai dan tetap ingin masalah ini diselesaikan melalui dialog," kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, dalam konferensi pers tersebut.

Namun, dengan jatuhnya pesawat tempur dan ditawannya pilot Pakistan ini, upaya perdamaian yang diusung melalui jalur dialog kini menghadapi tantangan yang jauh lebih berat. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral