news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sejumla Pesawat Emirates Terlihat di Landasan Pacu Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab.
Sumber :
  • ANTARA

Dua Penerbangan Indonesia Terdampak Insiden Drone di UEA, Ratusan Penumpang Dialihkan dari Dubai

Dua penerbangan Indonesia terdampak insiden drone di UEA, ratusan penumpang dialihkan. Kemlu RI pastikan WNI aman dan situasi kini terkendali.
Selasa, 17 Maret 2026 - 09:44 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Insiden jatuhnya serpihan drone di wilayah Uni Emirat Arab (UEA) berdampak langsung pada penerbangan internasional, termasuk dua penerbangan dari Indonesia menuju Dubai. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan situasi telah dipantau secara intensif, sementara keselamatan warga negara Indonesia (WNI) tetap menjadi prioritas utama.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengungkapkan bahwa perwakilan Indonesia di UEA menerima laporan terkait jatuhnya serpihan drone di beberapa titik, termasuk di wilayah Dubai pada Senin (16/3). Insiden tersebut sempat memicu gangguan operasional penerbangan, terutama di bandara utama negara tersebut.

Serpihan Drone Jatuh Dekat Bandara, Picu Gangguan Penerbangan

Menurut laporan yang diterima Kemlu RI, serpihan drone ditemukan di sejumlah lokasi strategis, termasuk di sekitar Bandara Internasional Dubai. Dampak dari kejadian itu cukup signifikan karena sempat memicu kebakaran di area sekitar, yang kemudian berimbas pada penghentian sementara aktivitas bandara.

Langkah penghentian operasional dilakukan sebagai bentuk antisipasi demi menjaga keselamatan penerbangan. Otoritas setempat mengambil tindakan cepat untuk mengendalikan situasi sekaligus melakukan pemeriksaan keamanan menyeluruh.

Selain di Dubai, insiden serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah lain di UEA, yakni Fujairah dan Umm Al Quwain. Hal ini menunjukkan bahwa dampak kejadian tidak hanya terpusat di satu lokasi, melainkan tersebar di beberapa area.

Dua Penerbangan dari Indonesia Dialihkan

Dampak langsung dari insiden tersebut dirasakan oleh dua penerbangan maskapai Emirates yang berangkat dari Indonesia menuju Dubai. Kedua penerbangan tersebut terpaksa mengalami pengalihan pendaratan demi alasan keselamatan.

Berikut rincian penerbangan yang terdampak:

  • Emirates EK-359 (Jakarta – Dubai)
    Mengangkut sekitar 309 penumpang, penerbangan ini dialihkan dan mendarat di Bandara Internasional Zayed, Abu Dhabi.

  • Emirates EK-399 (Denpasar – Dubai)
    Membawa sekitar 300 penumpang, pesawat ini mendarat di Bandara Internasional Al-Maktoum, Dubai.

Pengalihan ini dilakukan sebagai langkah darurat seiring dengan penutupan sementara ruang udara di sekitar Bandara Internasional Dubai.

Tidak Ada Laporan Korban WNI

Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, Kemlu RI memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Selain itu, belum ada permintaan bantuan dari WNI terkait situasi tersebut.

Heni Hamidah menegaskan bahwa kondisi WNI tetap dalam keadaan aman dan terpantau. Pemerintah Indonesia melalui perwakilan di UEA terus melakukan pemantauan secara intensif untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan yang merugikan WNI.

Koordinasi Intensif dengan Otoritas Setempat

Kemlu RI juga memastikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di UEA terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, termasuk pihak bandara dan maskapai penerbangan. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan penumpang serta memberikan perlindungan maksimal bagi WNI.

Langkah ini dinilai penting mengingat situasi keamanan dan penerbangan dapat berubah dengan cepat, terutama dalam kondisi darurat seperti insiden drone.

Ruang Udara Sempat Ditutup, Kini Kembali Dibuka

Otoritas penerbangan sipil UEA, General Civil Aviation Authority (GCAA), sebelumnya mengumumkan penangguhan sementara penerbangan di Bandara Internasional Dubai. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah preventif menyusul kebakaran pada tangki bahan bakar di dekat bandara yang diduga dipicu oleh serangan drone.

Meski demikian, situasi kini dilaporkan telah berangsur normal. Kantor berita resmi UEA menyebutkan bahwa ruang udara telah kembali dibuka setelah kondisi dinilai aman dan terkendali.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun peristiwa ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan penerbangan internasional.

Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Insiden ini kembali menegaskan pentingnya sistem keamanan penerbangan yang responsif terhadap ancaman, termasuk dari teknologi seperti drone. Meski gangguan yang terjadi bersifat sementara, dampaknya cukup luas, terutama bagi penumpang internasional.

Pemerintah Indonesia melalui Kemlu RI memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan. WNI yang berada di wilayah terdampak juga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Dengan kondisi yang mulai membaik, aktivitas penerbangan diharapkan dapat kembali normal sepenuhnya dalam waktu dekat. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:42
02:13
02:29
22:32
02:38
01:37

Viral