- pexels
KBRI Riyadh Arab Saudi Tiadakan Shalat Idul Fitri Mengingat Situasi Kawasan Timur Tengah
Jakarta, tvOnenews.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh Arab Saudi memutuskan tidak menyelenggarakan salat Idul Fitri 1447 H secara berjamaah.
Mengingat situasi di kawasan Timur Tengah yang belum kondusif pasca konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Informasi tersebut diungkap dalam unggahan di akun resmi Instagram milik KBRI Riyadh pada Kamis (19/3/2026).
KBRI Riyadh juga mengimbau para WNI untuk dapat melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid terdekat dan tetap mengikuti arahan otoritas setempat, serta memantau informasi resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan KBRI Riyadh.
Pihak KBRI juga menyampaikan harapannya agar seluruh masyarakat senantiasa dalam keadaan aman dan dapat menyambut Idul Fitri dengan khidmat.
Berbeda dengan KBRI di Riyadh, KJRI Jeddah tetap akan mengelar shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Wisma Konjen RI Jeddah pada Jumat (20/3) waktu setempat dan disusul dengan acara gelar griya.
Kerajaan Arab Saudi menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Menurut istana Kerajaan Arab, Rabu (18/3), Mahkamah Agung setempat telah memutuskan bahwa Kamis adalah hari terakhir bulan Ramadhan, sehingga Jumat (20/3) akan menjadi hari Idul Fitri pertama di tahun ini.
Mahkamah Agung juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada Pelayan Dua Kota Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota Muhammad bin Salman, serta seluruh warga negara, penduduk, dan umat Islam. (ant)