news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran..
Sumber :
  • ANTARA

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Usai Israel Serang Lebanon, Gencatan Senjata dengan AS Terancam Buyar

Situasi itu langsung mengganggu arus tanker minyak dunia, mengingat hampir seperlima perdagangan minyak global melewati selat strategis tersebut.
Kamis, 9 April 2026 - 09:40 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Rabu (8/4/2026) waktu setempat. 

Langkah ini memicu kekhawatiran baru terhadap keberlangsungan gencatan senjata selama dua pekan yang sebelumnya telah disepakati dengan Amerika Serikat (AS).

Penutupan jalur laut vital tersebut disebut sebagai respons atas meluasnya serangan Israel ke Lebanon, terutama terhadap posisi Hizbullah di Beirut dan sejumlah kawasan sipil. 

Situasi itu langsung mengganggu arus tanker minyak dunia, mengingat hampir seperlima perdagangan minyak global melewati selat strategis tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat mendesak agar akses pelayaran segera dipulihkan demi menjaga stabilitas pasar energi sekaligus menyelamatkan proses diplomasi yang sedang berjalan. Sejumlah pejabat Washington juga mengakui kesepakatan yang ada saat ini masih sangat rapuh.

Di saat yang sama, bentrokan bersenjata belum benar-benar berhenti. Serangan drone dan rudal masih dilaporkan terjadi di wilayah Iran serta sejumlah negara Teluk, sementara Israel memperluas operasi militernya di Lebanon. 

Laporan dari berbagai media internasional menyebut Rabu menjadi salah satu hari paling mematikan sejak konflik pecah, dengan ratusan korban jiwa dan lebih dari seribu orang mengalami luka-luka.

Teheran menilai Washington telah melanggar beberapa syarat utama dalam proposal damai, termasuk terkait serangan Israel ke Lebanon, dugaan aktivitas drone Amerika di wilayah udara Iran setelah gencatan senjata, serta penolakan AS terhadap hak Iran dalam pengayaan uranium untuk kepentingan damai.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa penghentian konflik di Lebanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata. Namun pernyataan itu berbeda dengan sikap Israel dan AS yang menyebut Lebanon tidak termasuk dalam cakupan kesepakatan.

Sebagai jalur vital energi dunia, Selat Hormuz memegang peran penting bagi distribusi minyak dan gas internasional. Penutupan kembali jalur ini langsung meningkatkan tekanan terhadap biaya logistik dan asuransi pelayaran, serta memunculkan kekhawatiran lonjakan harga energi global.

Iran juga kembali menegaskan 10 syarat yang mereka ajukan untuk memperpanjang gencatan senjata, mulai dari penghentian konflik kawasan, pembukaan jalur Hormuz, pencabutan sanksi, pelepasan aset yang dibekukan AS, hingga jaminan Iran tidak mengembangkan senjata nuklir.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral