Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Penutupan kembali jalur strategis Selat Hormuz memicu kekhawatiran baru di tengah ketegangan geopolitik global.
DPR RI menilai situasi ini bukan sekadar konflik kawasan, tetapi berpotensi mengganggu stabilitas energi dunia.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa perkembangan tersebut harus disikapi secara serius karena berkaitan langsung dengan eskalasi konflik yang lebih luas.
"Komisi I DPR RI memandang bahwa penutupan kembali jalur strategis Selat Hormuz merupakan perkembangan yang patut dicermati dengan serius. Langkah tersebut mencerminkan eskalasi ketegangan yang muncul akibat adanya dugaan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata," ujar Dave kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).
Ia mengingatkan, Selat Hormuz selama ini menjadi jalur vital distribusi energi global. Gangguan di kawasan tersebut berpotensi berdampak luas, termasuk pada rantai pasok dan stabilitas ekonomi dunia.
"Situasi ini tentu menimbulkan dampak besar, tidak hanya bagi stabilitas kawasan, tetapi juga bagi kelancaran perdagangan energi dunia yang sangat bergantung pada jalur tersebut," jelasnya.
Dalam kondisi tersebut, DPR mendorong semua pihak untuk kembali ke jalur diplomasi dan menghormati kesepakatan yang telah dibuat, termasuk komitmen gencatan senjata.
"Dalam konteks ini, Indonesia melalui Komisi I DPR RI menegaskan pentingnya agar semua pihak kembali mengedepankan diplomasi dan menghormati komitmen yang telah disepakati. Penegakan gencatan senjata harus dijalankan secara konsisten, karena hanya dengan kepatuhan penuh terhadap kesepakatan perdamaian, stabilitas kawasan dapat terjaga dan eskalasi konflik dapat dihindari," tegas Dave.
Ia juga menilai peluang penyelesaian damai masih terbuka, selama para pihak bersedia menahan diri dan mengedepankan dialog.
"Kami percaya bahwa momentum diplomasi tetap terbuka. Indonesia, sesuai amanat konstitusi dan politik luar negeri yang bebas aktif, akan terus mendorong terciptanya solusi damai yang berkeadilan," katanya.
DPR memastikan akan mendukung langkah pemerintah dalam merespons dinamika global tersebut, terutama untuk menjaga kepentingan nasional di tengah ancaman gangguan energi dunia.
"Komisi I DPR RI berkomitmen untuk mendukung setiap langkah pemerintah dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai bagian dari komunitas internasional yang menjunjung tinggi perdamaian dunia," tandasnya.(rpi/raa)
Load more