news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Samsung Stop Kirim Produk ke Rusia.
Sumber :
  • antara

Samsung Terancam Lumpuh 18 Hari, Pemerintah Korea Selatan Turun Tangan Cegah Mogok Kerja Massal

Samsung Electronics terancam mogok kerja 18 hari dengan potensi 47 ribu pekerja ikut aksi. Pemerintah Korea Selatan khawatir dampaknya ke ekonomi nasional.
Senin, 18 Mei 2026 - 16:19 WIB
Reporter:
Editor :

Korea Selatan, tvOnenews.com - Pemerintah Korea Selatan mulai turun tangan menghadapi ancaman mogok kerja besar-besaran di Samsung Electronics yang diperkirakan dapat mengguncang industri semikonduktor hingga perekonomian nasional.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung meminta pihak manajemen dan serikat pekerja Samsung mencari jalan tengah menjelang rencana aksi mogok selama 18 hari yang dijadwalkan dimulai pada 21 Mei 2026.

Dalam pernyataannya di media sosial X, Lee menegaskan hak pekerja dan hak perusahaan harus sama-sama dihormati.

“Pekerja harus dihormati sebagaimana bisnis dihormati, dan hak manajemen perusahaan juga harus dihormati sebagaimana hak pekerja,” tulis Lee.

Ia juga memperingatkan bahwa sikap berlebihan dari kedua pihak justru dapat memperburuk situasi.

Samsung Terancam Mogok Massal

Aksi mogok ini dipicu ketegangan antara manajemen Samsung Electronics dan serikat pekerja terkait sistem bonus berbasis kinerja perusahaan.

Serikat pekerja Samsung menuntut bonus sebesar 15 persen dari laba operasional perusahaan, penghapusan batas maksimum pembayaran bonus, hingga sistem bonus yang lebih transparan dan tetap.

Sementara itu, pihak manajemen Samsung disebut hanya menawarkan alokasi bonus sebesar 10 persen dari laba operasional serta kompensasi khusus satu kali pembayaran.

Negosiasi terakhir antara kedua pihak dijadwalkan berlangsung pada Senin (18/5/2026) dan dianggap sebagai kesempatan terakhir untuk mencegah aksi mogok.

Serikat pekerja menyebut lebih dari 47 ribu pekerja berpotensi ikut dalam aksi tersebut.

Pemerintah Khawatir Ekonomi Korea Selatan Terguncang

Ancaman mogok di Samsung membuat pemerintah Korea Selatan mulai memberikan peringatan serius.

Perdana Menteri Korea Selatan Kim Min-seok mengatakan pemerintah siap mengambil langkah darurat apabila mogok kerja berpotensi menimbulkan kerusakan besar terhadap ekonomi nasional.

Berdasarkan hukum di Korea Selatan, Menteri Tenaga Kerja dapat mengaktifkan kebijakan emergency adjustment untuk menghentikan aksi industri selama 30 hari apabila dinilai membahayakan ekonomi dan kehidupan masyarakat.

Kim menyebut kerugian ekonomi akibat mogok kerja Samsung bisa sangat besar.

Ia memperkirakan kerugian langsung dapat mencapai 1 triliun won atau sekitar US$664 juta.

Namun apabila gangguan produksi chip memaksa Samsung membuang wafer semikonduktor yang sedang diproses, potensi kerugian bisa melonjak hingga 100 triliun won.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:56
07:21
03:23
03:11
33:03
01:17

Viral