- Instagram/tehrantimes79
Sebagian Dana Beku Rp108 T Milik Iran akan Digunakan Beli Barang Kebutuhan
Istanbul, tvOnenews.com-Sebagian dari dana beku awal sebesar 6 miliar dolar AS (Rp108 triliun) akan digunakan untuk membeli "barang-barang yang dibutuhkan" setelah pembicaraan di Doha. Iran pada Rabu (1/7) melalui Kazem Gharibabadi, wakil menteri luar negeri Iran untuk urusan hukum dan internasional serta kepala negosiator, mengatakan bahwa diskusi dengan pejabat Qatar mencakup isu-isu terkait pengeluaran sebagian dana tersebut masih terus dibahas.
"Selama pertemuan dengan pejabat Qatar, beberapa isu terkait pengeluaran sebagian dari dana awal 6 miliar dolar AS ditinjau, dan diputuskan bahwa, berdasarkan kebutuhan yang dinyatakan negara kami, pembelian barang-barang yang dibutuhkan akan dilakukan dan disediakan untuk Iran," kata Gharibabadi.
Namun, dia tidak secara eksplisit menggambarkan pengaturan dana beku tersebut sebagai kesepakatan dengan Washington.
Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran menghadapi kekurangan pangan dan bahwa Washington akan menggunakan "sebagian uang Iran" untuk membeli gandung, kedelai, dan jagung Amerika untuk negara tersebut, menggambarkan langkah itu sebagai pembukaan "pasar baru" bagi petani Amerika.
Pernyataan Gharibabadi disampaikan setelah pembicaraan di Doha, di mana delegasi Iran mengadakan pertemuan dengan mediator Qatar dan Pakistan untuk menindaklanjuti implementasi memorandum kesepahaman Islamabad dengan AS.
Pejabat Iran itu mengatakan ketiga pihak memutuskan untuk membangun "saluran komunikasi mendesak" untuk secara resmi mendokumentasikan dan meninjau implementasi memorandum tersebut.
Gharibabadi juga menegaskan kembali bahwa "tidak ada pertemuan langsung" yang terjadi antara delegasi Iran dan AS di Doha.
Dia mengatakan delegasi Iran juga mengangkat isu "pelanggaran" AS terhadap komitmen berdasarkan klausul pertama memorandum, khususnya yang berkaitan dengan mengakhiri perang di Lebanon.(ant)