news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi: Seorang pria melakukan aksi bakar diri di depan Markas PBB New York, pada Kamis (2/7/2026) pukul 7 malam waktu setempat..
Sumber :
  • Pixabay/Ronald Plett

Pria Bakar Diri di Depan Markas PBB New York, Kondisinya Kritis

Dalam rekaman kamera pengawas PBB, pelaku terlihat menancapkan bendera sebelum melakukan bakar diri di depan Markas PBB New York.
Jumat, 3 Juli 2026 - 10:48 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Seorang pria dilaporkan melakukan aksi bakar diri di depan Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York, pada Kamis (2/7/2026) pukul 7 malam waktu setempat.

Pria tersebut membakar diri setelah menancapkan bendera terkait pemerintahan Tibet dalam pengasingan di trotoar dekat lokasi kejadian di dekat persimpangan East 43rd Street dan First Avenue.

Dalam rekaman kamera pengawas PBB, pelaku terlihat menancapkan bendera sebelum melakukan bakar diri. Setelah melakukan aksinya, pelaku lekas dievakuasi ke Rumah Sakit Bellevue dalam kondisi kritis.

Gedung Markas PBB di New York
Sumber :
  • Antara

Laporan juga menyebut ditemukannya sejumlah selebaran di lokasi kejadian yang memuat tuntutan agar "China keluar dari Tibet".

Pihak kepolisian setempat telah memulai penyelidikan atas kejadian tersebut. Sementara, bendera yang ditancapkan si pelaku terpantau masih berkibar di lokasi hingga satu jam setelah kejadian.

Adapun Tibet sudah sejak 1951 berada di bawah kekuasaan China, yang menyebut pengambilalihan wilayah tersebut sebagai "pembebasan damai".

Bendera yang dikibarkan si pelaku sebelum melakukan bakar diri diketahui merupakan bendera yang terkait dengan pemberontakan yang gagal melawan pemerintah China pada 1959.

Setelah peristiwa itu, pemerintahan Tibet dalam pengasingan didirikan di India utara.

Beijing tidak mengakui pemerintahan dalam pengasingan tersebut dan menegaskan bahwa Tibet sudah menjadi wilayah China sejak abad ke-13.

Tetapi, Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet, menegaskan bahwa Tibet adalah negara yang merdeka saat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China memasuki wilayahnya. (ant)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:26
02:49
12:28
24:37
02:03
03:08

Viral