news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret gemerlap Kota Bangkok..
Sumber :
  • Ist

Thailand Hidupkan Lagi Proyek Land Bridge Rp547 Triliun, Selat Malaka Dibidik Jadi Jalur Alternatif

Thailand kembali menghidupkan proyek Land Bridge senilai Rp547 triliun yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik di tengah ketegangan Selat Hormuz.
Kamis, 17 September 2026 - 15:34 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Thailand kembali menghidupkan pembahasan proyek Land Bridge atau Jembatan Darat yang dirancang menghubungkan jalur perdagangan antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Rencana tersebut kembali mendapat perhatian setelah ketegangan di Selat Hormuz meningkat. Pemerintah Thailand melihat proyek bernilai besar itu sebagai salah satu alternatif jalur perdagangan untuk mengurangi ketergantungan pada rute laut tertentu.

Proyek Land Bridge Thailand diperkirakan membutuhkan investasi sekitar 1 triliun baht atau setara Rp547 triliun. Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menilai proyek tersebut memiliki peluang ekonomi yang besar bagi Thailand maupun investor asing.

"Dia melihatnya sebagai peluang ekonomi bagi Thailand dan bagi investor asing, jika proyek itu bisa dijalankan," kata juru bicara pemerintah Thailand, Rachada Dhanadirek, pada April lalu, dikutip Reuters.

Ketegangan Selat Hormuz Jadi Perhatian

Pemerintah Thailand kembali membahas proyek tersebut di tengah situasi geopolitik di Timur Tengah dan ketegangan yang terjadi di Selat Hormuz.

Thailand juga mulai mengkhawatirkan kemungkinan Selat Malaka menghadapi situasi serupa dengan Selat Hormuz. Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu latar belakang kembali dibicarakannya proyek Land Bridge.

Selat Malaka selama ini menjadi salah satu jalur penting bagi lalu lintas perdagangan dan pelayaran di kawasan Asia. Dengan adanya Land Bridge, Thailand ingin menyediakan jalur alternatif yang dapat menghubungkan kawasan Samudra Hindia dan Pasifik melalui wilayah daratnya.

Dua Pelabuhan Dihubungkan Jalan dan Rel

Dalam rancangan pemerintah Thailand, proyek Land Bridge akan menggabungkan dua pelabuhan laut dalam yang berada di lokasi berbeda.

Pelabuhan pertama direncanakan berada di Ranong, yang terletak di kawasan Laut Andaman. Sementara pelabuhan kedua berada di Chumphon, di wilayah Teluk Thailand.

Kedua pelabuhan tersebut akan dihubungkan melalui jaringan transportasi darat. Jalurnya dirancang memiliki panjang sekitar 90 kilometer dan terdiri dari infrastruktur jalan serta rel kereta api.

Selain infrastruktur transportasi, proyek tersebut juga akan didukung infrastruktur energi, termasuk jaringan pipa.

Dengan konsep tersebut, barang yang dibawa kapal dari satu sisi dapat dipindahkan melalui jalur darat menuju pelabuhan di sisi lainnya. Pemerintah Thailand merancang rute itu sebagai alternatif bagi kapal yang selama ini melintasi Selat Malaka.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:06
02:22
01:53
06:32
02:30
02:51

Viral