- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Ngeri! Detik-detik Calon Gubernur di Peru Tewas Ditembak saat Kampanye, Sosoknya Digadang Suka Bongkar Kasus Korupsi
Jakarta, tvOnenews.com - Tragedi penembakan mengguncang Peru. Calon Gubernur Regional Áncash, Peru, Susy Isabel Aponte Polo tewas ditembak di sebuah pasar di Kota Caraz pada Sabtu (19/9/2026).
TRIGGER WARNING: Artikel ini berpotensi memicu perasaan tidak nyaman bahkan mengganggu terutama bagi seperti penyintas trauma dan penderita stres pascatrauma (PTSD) karena mengandung deskripsi mengenai kekerasan, penganiayaan, dan pembunuhan.
Dilansir tvOnenews.com dari Democrata pada Senin (21/9/2026), Aponte tewas setelah terkena tembakan di bagian kepalanya. Peristiwa tersebut terjadi saat melakukan kampanye sekitar pukul 12.40 waktu setempat.
Detik-detik video Aponte tewas ditembak viral di media sosial. Calon Gubernur Regional Áncash itu terlihat sedang berbicara di depan kamera.
Aponte sendiri tidak sekadar dikenal sebagai calon Gubernur Áncash. Ia juga berprofesi sebagai jurnalis dan sosok yang mengelola sebuah media berita daring.
Selain Aponte, korban lain berjenis kelamin pria juga mengalami serupa. Sosok pria tersebut hanya mendapatkan luka, sedangkan calon Gubernur Regional Áncash, Peru, dilarikan ke rumah sakit.
Sayangnya nyawa Aponte tidak tertolong meski telah dilarikan ke rumah sakit. Di sisi lain, polisi setempat telah melakukan penangkapan terhadap sosok yang diduga menjadi pelaku penembakan.
Identitas Terduga Pelaku Tragedi Penembakan Calon Gubernur Ancash Peru
- X/@CartelWatchNet
Berdasarkan laporan dari La Republica, sosok yang ditangkap polisi merupakan seorang warga negara Venezuela. Terduga pelaku penembakan tersebut bernama Luis Ivan Obispo Diaz.
Barang bukti yang ditemukan semakin menguatkan warga negara Venezuela itu diduga menjadi pelaku penembakan. Salah satu bukti tersebut adalah pistol yang masih dibawa terduga pelaku.
Terduga pelaku telah diperiksa oleh pihak kepolisian. Hal ini membuat polisi setempat melakukan penahanan terhadap warga negara Venezuela tersebut.
Lebih lanjut, menurut keterangan dari sejumlah saksi di lokasi, Aponte ditembak dari belakang. Peluru yang dilesatkan langsung mengarah ke kepalanya.
Susy Isabel Aponte Polo Dapat Ancaman Penyerangan
- X/@CartelWatchNet
Terkait motif penembakan, berdasarkan dari pemberitaan media lokal, insiden ini diduga memiliki hubungan yang bermuatan politis. Aponte sendiri memang dikenal vokal dan pernah memberitakan dugaan korupsi di kepolisian.
Beberapa hari sebelum tragedi tersebut, Aponte juga sempat melaporkan secara terbuka. Ia mengaku telah mendapat ancaman terhadap nyawanya dan mengatakan bahwa dirinya diperingatkan tentang rencana untuk aksi penyerangan kepadanya.
Seorang senator, Ruth Luque mengatakan bahwa, serangan yang membuat Aponte bersimbah darah sebagai "peringatan serius". Pihak kepolisian diharapkan untuk segera mengidentifikasi identitas pelaku.
Dewan Pemilihan Nasional Peru (JNE) terus mendesak aparat. Pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus penembakan Aponte agar memastikan proses pemilihan umum (pemilu) di Peru berjalan aman dan nyaman.
"Kekerasan tidak memiliki tempat dalam masyarakat demokratis. JNE menolak segala tindakan yang mengancam kehidupan, integritas, dan keamanan seseorang," demikian pernyataan Dewan Pemilihan Nasional Peru.
Adapun pesta demokrasi pemilihan gubernur di Peru akan berlangsung pada 4 Oktober 2026 mendatang. Susy Aponte Polo sendiri dicalonkan sebagai Gubernur Regional Ancash oleh gerakan politik lokal, Movimiento Independiente Regional Socio por Ancash.
Susy Aponte Polo layak dicalonkan sebagai gubernur karena memang dikenal sosok jurnalis dan penyiar. Ia menjalani tugas di Provinsi Ancash, di bagian utara ibu kota Peru, Lima.
(hap)