news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Arsip foto - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump..
Sumber :
  • Antara

Trump Tolak Proposal Damai Iran, Selat Hormuz Jadi Titik Panas Negosiasi

Trump menolak proposal damai Iran terkait pembukaan Selat Hormuz. Teheran menegaskan diplomasi menjadi jalan keluar untuk mengakhiri konflik.
Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB
Reporter:
Editor :

Araghchi sebelumnya mengatakan bahwa apabila AS menunjukkan keseriusan untuk mencapai kesepakatan dan membuka kembali Selat Hormuz, persiapan untuk menjalankan kesepakatan tersebut sudah tersedia.

"Jika ada keseriusan dari pihak AS untuk mencapai kesepakatan dan membuka kembali Selat Hormuz, segalanya kini sudah siap," ujar Araghchi.

Jika AS menerima proposal tersebut, pihak-pihak yang bertikai dapat melanjutkan pembicaraan yang lebih luas mengenai sejumlah isu yang telah disepakati bersama.

Salah satu isu yang berpotensi kembali dibahas adalah program nuklir Iran.

Program Nuklir Masih Jadi Persoalan

Program nuklir menjadi salah satu persoalan utama dalam hubungan AS dan Iran. Trump telah menyatakan bahwa Teheran tidak boleh memiliki bom nuklir.

Di sisi lain, seorang pejabat senior Iran mengatakan negaranya tidak akan memberikan kelenturan terkait program nuklir meskipun AS menerima kesepakatan perdamaian.

Iran juga disebut tidak akan memberikan konsesi terkait hak-haknya, termasuk mengenai pengayaan uranium maupun pengiriman uranium yang telah diperkaya tinggi ke luar negeri.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya mengatakan Teheran tetap siap membicarakan program nuklir dan isu lainnya. Namun, ia menegaskan Iran tidak akan menerima tekanan maupun paksaan.

"Iran tidak mencari perang, tetapi akan membela diri dari tekanan, ancaman, dan serangan," kata Pezeshkian.

Ia juga menyebut Iran telah menyepakati prinsip bahwa negaranya tidak boleh mengembangkan senjata nuklir.

Konflik Sudah Berlangsung 7 Bulan

Tarik-ulur proposal perdamaian tersebut terjadi ketika perang AS dan Iran telah berlangsung selama sekitar tujuh bulan. Konflik bermula pada 28 Februari setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Sejak saat itu, pertempuran berlangsung secara bergantian antara masa jeda dan serangan lanjutan. Konflik tersebut telah menewaskan ribuan orang, melemahkan kekuatan konvensional Iran, serta semakin menekan kondisi ekonominya.

Iran bersama sekutunya juga memperluas serangan ke sejumlah wilayah di kawasan.

Iran melakukan serangan terhadap sekutu AS di kawasan Teluk menggunakan pesawat nirawak atau drone dan rudal. Sementara itu, kelompok Houthi yang menjadi sekutu Iran di Yaman menargetkan kepentingan Arab Saudi.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

24:16
05:21
01:14
02:09
04:33
05:19

Viral